Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berandal Misterius Itu Suamiku

Berandal Misterius Itu Suamiku

Pemuda dengan stelan jas dipadu dasi dan sepatu mengkilap itu menghampiri Mulan, wanita yang berada paling dekat dengan pintu. “Pagi!” Mulan bangkit menghampiri dan menyambut ramah, senyumnya lebar, gigi hampir kelihatan sampai ke gusi. “Mari silakan duduk, Tuan. Mau makan apa? Di sini menyediakan masakan khas Padang. Lezat dan nikmat. Mari mari!” Melihat pemuda yang datang dengan tampilan elit, Mulan lantas memperlihatkan keramahan yang tak terkira. Gigi terus-terusan dipamerkan, tak sadar sudah mengering.
1012.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 351 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Terikat Cinta Saudara Angkat

Terikat Cinta Saudara Angkat

Rumah makan yang menyajikan masakan Indonesia itu dipilih Wulan sebagai menu sarapan sekaligus makan siang kali ini. Sesampainya di sana Damar dan Wulan langsung memesan makanan mereka. Dan masakan Padang, berupa daging rendang menjadi menu pilihan Damar dan Wulan. Mereka makan dengan lahap seperti biasa, mereka jarang terlibat obrolan. Bahkan hingga acara makanan selesai. "Lan, kau ke mobil dulu ya, aku mau ke toilet sebentar," ujar Damar pada Wulan yang hanya diangguki oleh wanita berparas cantik itu.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

tegur Zita. "Iya. Gulai cumi aja, ya, pesan sana, aku duduk di sini." Pandu sudah duduk di ruangan berAC itu, Zita melakukan pemesanan. Makan siang keduanya tampak kalap, memang, rumah makan padang itu jadi langganan orang kantor yang rela jauh-jauh datang, tak jarang banyak menu yang cepat habis, salah satunya gulai kepala ikan kakap merah. Kesukaan Pandu dan Zita, beruntung mereka masih mendapatkan makanan itu.
1013.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 285 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Mentari Pernikahan Dini

Mentari Pernikahan Dini

jawab Mentari dengan senyum manisnya. Gala mengacak gemas rambut panjang Mentari. "Mandi dari kapan, hm? Ini masih pagi banget loh." "Aku udah terbiasa bangun tidur langsung mandi biar lebih seger aja beraktivitas." Sepasang pengantin baru yang lagi anget-angetnya itu sudah berada diatas tikar dengan dua piring nasi goreng yang diatasnya ada telor dadar kesukaan Gala.
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

Rania bertanya. “Apa aja, sama kaya kamu.” Amara menjawab cepat lalu Rania pergi untuk memesan. Waktu kosong itu Amara gunakan untuk mengirim pesan kepada Arga. Amara : Kalau kamu sempat makan siang di kantor, coba deh mampir ke warung Padang di pojokan Blok M. Rendangnya mirip banget sama buatan Ibu. Pesan itu dibaca—terlihat dari dua centang biru.
8.269.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

Mita tersenyum kecil menatap layar ponselnya. Foto dari Samudra memenuhi pandangan. Meja kayu panjang dengan tatanan piring putih yang berisi rendang mengilap, gulai otak yang kental, dan sambal hijau yang menggoda selera. Putranya sedang berada di Restoran Padang langganan mereka. Sebuah pesan menyusul di bawahnya.
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

54 “Sarapan, Mas,” tawar Mentari saat Samudra melewati ruang makan pagi ini. Tadi ia sudah membuat dua tangkup roti bakar. Sengaja membuat dua walaupun tidak yakin pria itu akan pulang. “Hmm.” Hanya itu jawaban Samudra. Kemudian berlalu menuju kamar pribadinya. Mentari menggigit bibirnya. Sesuatu yang ia takutkan pun akhirnya terjadi. Sikap pria itu benar-benar berubah. Tak lagi sama seperti saat sebelum wanita itu datang.
9.81.1M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 31.2K Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Ipakita ang mga Review (184)
Read
+Library
No6el
alhamdulillah TANPA BERBELIT-BELIT PANJANG LEBAR KAYAK SINETRON AKHIRNYA MENTARI MENGATAKAN SOAL PERKATAAN RATRI, TINGGAL SEBUT RATRI AJA & AKHIRNYA SAM TAU KUALITAS CALON ISTRINYA SI RATRI HOREEEE..mkasih banyak kk Rose, ini yg paling ak suka darimu, sat set sat set selesai & angkat masalah baru lg
Ning Smarni
menurutku, wanitq yg hidup terzolimi dari masih kecil & penurut,santun,sayang ortunya, ending hidupnya menjadi baik,kaya,tajir melintir, memdapat pasangan yg baik pula. kalo dicerita ini hidupnya makin miris,bagiku penulis ga liat ayat dlam al qur'an : wanita yg baik, bagi laki2 yg baik pula..........
Basahin ang Lahat ng Review
SI CULUN DAN PANGERAN KAMPUS

SI CULUN DAN PANGERAN KAMPUS

jawab Mentari ramah. Mentari segera memesan makan siangnya, dia pesan ayam bakar dan es teh. Setelah itu Mentari duduk di salah satu bangku yang ada di pojok, dari sini dia bisa melihat pemandangan di luar. Mentari langsung menyantap makanannya. Drttttt.... namun baru saja mau menyuap, handphone nya sudah berbunyi lebih dulu. My husband Ternyata Benji yang menelpon.
9.7155.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
White Love

White Love

*** Keesokan paginya "Tari! Bangun, matahari udah tinggi, ayam udah pada cari makan. Elu masih selimutan aja." Emak berteriak di balik pintu kamar Mentari sembari menggedor pintu beberapa kali. Tidak lama kemudian, Mentari pun keluar dengan rambut berantakan seperti rambut singa. "Jam berapa ini, Mak? Waduh, Tari telat. Kenpa nggak dibangunin dari tadi sih." Gadis itu berlari ke kamar mandi. Selang beberapa menit, ia telah rapi dengan seragam kerjanya.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 228 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

sahut ibu itu sambil melewati Mentari dan ibu berdaster, langsung masuk ke dalam warung. Setelah memilih satu barang, ibu berkaos itu kembali ke depan dan mencari barang lainnya di bagian depan. “Kerja di mana kamu, Mentari? Saya sering melihat kamu berangkat pagi-pagi,” tanyanya sambil mengangkat ikatan sayur daun singkong di tangannya dan bertanya harganya pada ibu penjual. “Di toko, Bu.” Mentari menjawab sambil melirik karena sedang berusaha menahan Feliz yang tiada hentinya meraih setiap benda yang tertangkap matanya.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang rumah makan padang mentari pagi
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status