Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

“Kamu belum makan siang, kan?” “Belum. Kalau aku datang lebih cepat, biasanya makan di kantor.” Bara sempat melirik Mahira yang masih jongkok di halaman. Gadis itu menunduk, pura-pura sibuk dengan rumput, padahal pikirannya justru tak tenang. Kenapa dia diam sekali? Bara bertanya dalam hati. “Kalau begitu makan di sini saja. Mama masak beberapa lauk khas Padang, mungkin kamu belum pernah coba,” ujar Lestari sambil menepuk tangannya, tanda undangan itu sungguh-sungguh.
10140.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Berandal Misterius Itu Suamiku

Berandal Misterius Itu Suamiku

Pemuda dengan stelan jas dipadu dasi dan sepatu mengkilap itu menghampiri Mulan, wanita yang berada paling dekat dengan pintu. “Pagi!” Mulan bangkit menghampiri dan menyambut ramah, senyumnya lebar, gigi hampir kelihatan sampai ke gusi. “Mari silakan duduk, Tuan. Mau makan apa? Di sini menyediakan masakan khas Padang. Lezat dan nikmat. Mari mari!” Melihat pemuda yang datang dengan tampilan elit, Mulan lantas memperlihatkan keramahan yang tak terkira. Gigi terus-terusan dipamerkan, tak sadar sudah mengering.
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Terikat Cinta Saudara Angkat

Terikat Cinta Saudara Angkat

Rumah makan yang menyajikan masakan Indonesia itu dipilih Wulan sebagai menu sarapan sekaligus makan siang kali ini. Sesampainya di sana Damar dan Wulan langsung memesan makanan mereka. Dan masakan Padang, berupa daging rendang menjadi menu pilihan Damar dan Wulan. Mereka makan dengan lahap seperti biasa, mereka jarang terlibat obrolan. Bahkan hingga acara makanan selesai. "Lan, kau ke mobil dulu ya, aku mau ke toilet sebentar," ujar Damar pada Wulan yang hanya diangguki oleh wanita berparas cantik itu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

tegur Zita. "Iya. Gulai cumi aja, ya, pesan sana, aku duduk di sini." Pandu sudah duduk di ruangan berAC itu, Zita melakukan pemesanan. Makan siang keduanya tampak kalap, memang, rumah makan padang itu jadi langganan orang kantor yang rela jauh-jauh datang, tak jarang banyak menu yang cepat habis, salah satunya gulai kepala ikan kakap merah. Kesukaan Pandu dan Zita, beruntung mereka masih mendapatkan makanan itu.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Mentari Pernikahan Dini

Mentari Pernikahan Dini

jawab Mentari dengan senyum manisnya. Gala mengacak gemas rambut panjang Mentari. "Mandi dari kapan, hm? Ini masih pagi banget loh." "Aku udah terbiasa bangun tidur langsung mandi biar lebih seger aja beraktivitas." Sepasang pengantin baru yang lagi anget-angetnya itu sudah berada diatas tikar dengan dua piring nasi goreng yang diatasnya ada telor dadar kesukaan Gala.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Jebakan Cinta sang CEO

Jebakan Cinta sang CEO

jawabnya. Aku meringis. “Bukannya dari dulu sudah ada ya? Bahkan sampai ada tiga tenant yang menyediakan masakan padang. Ada Mewah, Senja Menyala, Pagi-Pagi, sekarang apa lagi mereknya?” tanyaku. Wanita ini membuka ponselnya, lalu berkata, “Eh bagus deh namanya, Rembulan Cetar.” Aulia menunjukkan layar ponselnya.
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 873 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Dia menarik tanganku tanpa ada rasa ragu. Kita langsung menuju salah satu rumah makan Padang di dekat situ, bangunan dua lantai yang cukup nyaman. Tak jauh dari pintu masuk kita sudah disediakan rangkaian makanan yang menggugah selera dengan ukuran yang tak kalah saing. Kalau saja bukan sedang jaim, mungkin aku akan mengambil lauk-lauk yang berukuran raksasa. Disitulah aku baru mengetahui kalau makanan Padang sudah mendarah daging bagi Ressa, baginya padang mempunyai cerita sendiri.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

"Lho? Kalian udah pernah makan di sini sebelumnya?" "Iya Mas. Udah beberapa kali. Pertama kali, dulu, karena dikasih rekomendasi sama Ibu. Terus kemarin-kemarin beli, tapi selalu dibungkus. Nah, hari ini, kita mau nyoba makan langsung di sini." "Kok nggak pernah ketemu ya?" "Mas Rezky sering makan di sini juga?" Aku tersenyum lagi, "Ya udah, yuk masuk. Kebetulan, hari ini, lagi ada menu masakan Padang lho di sini. Kamu masih suka telur goreng kribo, Rin?"
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 774 kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
Karena Utang, Dinikahi Sultan

Karena Utang, Dinikahi Sultan

Rania bertanya. “Apa aja, sama kaya kamu.” Amara menjawab cepat lalu Rania pergi untuk memesan. Waktu kosong itu Amara gunakan untuk mengirim pesan kepada Arga. Amara : Kalau kamu sempat makan siang di kantor, coba deh mampir ke warung Padang di pojokan Blok M. Rendangnya mirip banget sama buatan Ibu. Pesan itu dibaca—terlihat dari dua centang biru.
8.269.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

54 “Sarapan, Mas,” tawar Mentari saat Samudra melewati ruang makan pagi ini. Tadi ia sudah membuat dua tangkup roti bakar. Sengaja membuat dua walaupun tidak yakin pria itu akan pulang. “Hmm.” Hanya itu jawaban Samudra. Kemudian berlalu menuju kamar pribadinya. Mentari menggigit bibirnya. Sesuatu yang ia takutkan pun akhirnya terjadi. Sikap pria itu benar-benar berubah. Tak lagi sama seperti saat sebelum wanita itu datang.
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.2K kali sebagai rumah makan padang mentari pagi
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status