Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Mengorbankan sedikit rasa bosan menatap coretan angka jelas merupakan harga tawar yang terlalu murah untuk ganjaran sehebat itu. "Tumpukan daging segar berdarah dan tiga betina mulus sekaligus memang persembahan yang pantas. Kalian sadar betul cara menghormati pria terkuat di atas bumi ini. Ayo cepat ajari aku semua mantra dari batu sihir ini sampai kepalaku berasap!" Saling bertukar tatapan penuh kelegaan, Karina dan Sonya tersenyum lebar layaknya pemenang. Mereka sekali lagi berhasil mengendalikan Arya menggunakan umpan kesukaannya sendiri.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Goda Dika. “Belum. . . Belum siap mental,” jawab Selin. Dika mendekat dan menepuk bahunya. “Santai. Kalau cowoknya aneh, Kakak tandain pake garpu.” “Kak! Kita mau ketemu keluarga orang, bukan ngajakin duel gladiator.” “Kakak cuma tandain, bukan tusuk.” Jawab Dika dengan santainya. Selin mengelus dada. “Demi apa sih keluarga begini…”
10708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
You Are Mine, Maria
Baca
+Pustaka
Hate to Love

Hate to Love

Ucap Bagas mengeluarkan smirknya. Sagara mengepalkan tangan kuat-kuat. Ia sangat benci dengan orang ini. “Apa maumu?” tanya Sagara to the point. “Very simple, your destruction.” Balas Bagas. Sagara tersenyum sinis, “Kau tidak akan melihat kehancuranku, justru kau yang akan melihat kehancuranmu sendiri.” Ucap Sagara. Laki-laki itu kemudian bergerak cepat menendang perut Bagas, hingga pria itu terdorong beberapa langkah.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

malu! ***** BERSAMBUNG
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> "Singa Gila Tebasan!" Kilatan cahaya ungu melesat cepat, membentuk seekor singa ungu di udara yang menerkam ke arah Lin Xuan.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

"Kelompok ke dua.... James, Lauren, Abyaz, Velmort, Pohan." Pada kelompok ke dua, Aslan menatap seorang Ksatria yang kemarin sempat mengajaknya berlatih, kini ia berjalan ke depan dan berdiri di belakang barisan kelompok satu. Meskipun Aslan tak tahu pasti siapa namanya, namun ia cukup hebat karena terpilih oleh bola yang katanya ajaib itu. "Lanjut. Kelompok ke tiga.... Rainer, Gavin, Nail, Dafid, dan Flour."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Dan ketika kami tiba di pinggir lapangan, pemandangan yang kulihat membuat jantungku seolah berhenti berdetak sejenak. Arga dan Elang. Mereka berdua, sedang bertengkar hebat. Arga dengan seragam sedikit kusut, dan Elang dengan wajah merah padam. Tidak hanya adu mulut, tapi sudah saling dorong. Teriakan teman-teman yang mencoba melerai justru membuat suasana makin gaduh. Aku membeku. "Astaga! Mereka... kenapa?!" seru Silvia, setengah berlari ke depan, mencoba mencari jalan untuk mendekat.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai saingan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status