Nadira
Panggilnya tidak percaya.
Seisi kantin terbelalak, tidak percaya dengan apa yang mereka lihat, mereka kira Nadira hanya membual. Namun, ketika melihat lansung Bunda Alle mereka 100% sependapat seperti Nadira bahwa Bunda Alle layaknya malaikat, tak bisa dideskripsikan dengan kata-kata.
"Kenapa enggak dilanjutin, Kak?" Tanya Bunda Alle lembut, membuat satu kantin merinding, ikut takut melihat tatapan kesal wanita itu.
Bab Populer