Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Pembicaraan mereka tak terhindarkan mengalir ke berbagai topik kesenian klasik, mulai dari siter, catur, kaligrafi, lukisan, puisi, hingga nyanyian. Chu Xingzhi adalah salah satu dari sedikit ahli ilmu klasik yang tersisa di Wilayah Barat, seorang yang berpendidikan tinggi dan berpengetahuan sangat luas, mahir dalam segala cabang kesenian tradisional. Meski Lu Xiao sudah bertahun-tahun habis waktunya bertempur ke seluruh negeri, ia tidak pernah sedikit pun mengabaikan atau melupakan ilmu yang dulu diajarkan gurunya kepadanya.
1010.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 411 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Pendekar Golok Melasa Kepappang

Pendekar Golok Melasa Kepappang

Sedangkan Pak Cik sudah kembali dengan rutinitasnya membuka kedai air nira. Istana Kedatuan Melayu terletak di antara bukit-bukit yang sambung menyambung membentuk rangkaian bukit barisan. Ini sesuai dengan asal kata Melayu. Melayu berasal dari bahasa Sansekerta "Malaya" yang berarti bukit. Letak Istana Kedatuan Melayu sendiri terletak di pedalaman dan lumayan jauh dari pelabuhan Kutaraja Melayu[1].
1019.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 772 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

sahut Dwara yang tak sengaja mendengar perkataan Askara. Keduanya masuk ke dalam sebuah gua yang letaknya tak jauh dari bak kolam tadi. Askara mengedarkan pandangannya, dinding-dindingnya penuh dengan ukiran dan pajangan pusaka tradisional. Ia sampai kagum melihatnya. Terhitung puluhan barang klasik itu menghiasi rongga-rongga gua, tata letaknya hampir mengubah gua menjadi bangunan museum.
1019.6K viewsOn holdIdinagdag sa Library 667 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
PELAKOR BERKELAS

PELAKOR BERKELAS

Angel dengan semangkok buah strawberry segar yang bertabur gula, sedangkan Yasmin dengan sepiring siomaynya. Namun rupanya, pemikiran mereka tersebut terlalu dini. Speaker yang biasanya memutar musik klasik sebagai peneman kerja, kini diselingi sebuah nada yang biasanya menjadi intro sebelum sebuah pengumuman dilakukan. Kemudian, suara yang menjadi perusak hari itu datang bagai angin topan yang menerpa tanpa ampun. "Miss Angel, segera datang ke lobi depan. Sekarang. Saat ini juga. Anda punya waktu lima menit untuk sampai di sana."
1042.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang sastra melayu klasik
Ipakita ang mga Review (27)
Read
+Library
Rae_1243
Kakak-kakak, Bagi yang sebelumnya sudah memasukkan cerita ini ke Pustaka, bisa dihapus dulu baru ditambahkan lagi, ya. Sebab saya melakukan revisi cerita beberapa hari lalu dan baru akan update setelah buku dihapus dulu dari Pustaka. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Salam sayang, Rae
NURUL LAILI MUFIDA
kharisma ibu yg baik, dalang dri semuanya kan raka lidia bisa jahat juga krena raka, jdi semoga anak kharisma bs kembali ke jalan yg benar lagi untuk lidia perlu sedikit terapi khusus sebelum diberi pasangan yg tepat
Basahin ang Lahat ng Review
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

Gulzar Heer yang masih terbengong-bengong mencerna pertengakaran dua sejoli itu tiba-tiba merasakan sesuatu melesak ke dalam otaknya, sebuah ingatan tentang sejarah Asytar. Awal-awal menjabat menjadi ratu, Gular Heer dipaksa mempelajari banyak hal, salah satunya sejarah kerajaan. Menurut buku besar sejarah, Kerajaan Asytar didirikan oleh para pemberontak dari Kelompok Mawar setelah menggulingkan raja tiran. Hanya itu yang diingat Gulzar Heer karena dia memang tidak menyukai pelajaran sejarah dan tertidur saat belajar.
1019.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 567 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Kaisar Seruling Emas

Kaisar Seruling Emas

“Aku mengutukmu, Angling Madangkara! Kau akan merasakan haus darah ketika bulan purnama, dan hanya bisa sembuh kalau kau menemukan pasir Gandiwa!” Suara menggelegar tersebut adalah suara Maung Lodaya yang tak terima dirinya dihantam seruling emas, dan membuat tubuhnya kembali tersegel di dalam seruling emas. “Apa? A-aku salah paham terhadap Maung Lodaya?” Angling matanya membulat, karena apa yang dilakukannya pada Maung Lodaya justru jadi bumerang baginya. Empu Satria yang mengetahui pasir Gandiwa yang sangat susah didapatkan langsung berjalan cepat ke arah Angling, dan menamparnya, “Murid bodoh! Kau lagi-lagi buat perkara!”
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

aan. Dan dari hasil pembacaan saya atas warisan “serat”, “suluk”, “babad”, dan “wirid” yang saya lakukan dari sejak tahun 2009 hingga hari ini, saya berani berkesimpulan, bahwa kesusateraan “suluk”, “serat”, dan “babad” (dalam bentuk tembang macapat), juga “wirid” merupakan sebuah genre sastra yang muncul pada periode zaman Demak hingga Mataram Islam (hingga Yogyakarta dan Surakarta), alias pada periode Islamisasi, dan tidak kita temukan di periode Majapahit yang memang memiliki produk sastra berbeda bernama “Kakawin” dan “adiparwa” (berbahasa Jawi Kuna dengan metrum sendiri indianya) yang jauh berbeda dengan kesasteraan Macapat. Oleh karenanya, bahkan sekelas T.H. Pigeaud dalam karya kanonn
1010.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 202 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

"Pangeran Kesembilan Belas, setiap menteri di istana ini telah muncul dari barisan cendekiawan, masing-masing penuh dengan pengetahuan dan bakat." Menteri berjenggot itu membalas, "Dan Anda, Yang Mulia, berapa banyak tinta yang ada di dalam perut Anda? Dapatkah Anda melafalkan Kitab Klasik Tiga Aksara atau Kitab Klasik Seribu Aksara?" Gelak tawa meledak di antara mereka yang hadir. Kitab Tiga Aksara dan Kitab Seribu Aksara merupakan kitab dasar bagi para pelajar muda di dunia ini.
9.2118.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.7K Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

sahut Bagaskoro dengan wajah terheran-heran. "Maaf master, kalau aku boleh tau memang apa isi dari surat tersebut? Siapa yang menulis surat itu master? Dan, mengapa surat itu ada di sini?" tanya Bajulgeni. "Begini nak, sebenarnya aku sendiri tidak dapat memastikan siapa yang menulis surat ini, tapi jika dilihat dari gaya penulisannya, ini adalah surat yang ditulis oleh Guru Suleiman. Ini pasti ada hubungannya dengan Tombak Emas yang satunya lagi, yakni Tombak Emas Jingga," jelas Master Li Mo. "Tapi master, mengapa surat tersebut ditulis dalam suatu gaya bahasa berupa kode yang rumit. Bukankah hal itu akan mempersulit orang yang benar-benar membutuhkannya?" tanya Bajulgeni kembali. "Untuk mas
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Ruangan itu sangat luas dengan berbagai furniture kuno, buku buku kuno ditata berderet rapi, gulungan bambu ditumpuk dimana mana. Tirai putih menutup seluruh dinding ruangan. Lukisan dan kaligrafi menghias beberapa sisinya. Sekat tembus pandang menutup bagian inti yang merupakan meja kaisar. Cahaya bulan masuk dan menyinari ruangan, sunyi dan penuh nuansa pembelajaran.
9.613.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 553 Beses bilang sastra melayu klasik
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status