Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

tuturku Ninik mengernyit, “ART?” dia menatap Darto bingung “Ya ART yang akan membantu pekerjaanmu dirumah, lagian biar kamu nggak sendirian, aku jadi khawatir kalau kamu sendirian,” terang Darto Ninik kini faham apa yang dimaksud suaminya, dan tidak banyak tanya lagi “Hayuk...” sambut Ninik Mereka sudah sampai di warung Mbok Nah
9.882.7K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as scattered artinya
Read
+Library
Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

Bibirnya menunjukkan sebuah garis lurus, dan tatapannya sungguh gelap. Binar-binar canda di sorot mata Sandra menghilang. Naya berpikir, Sandra akhirnya sadar kalau memang ucapannya sudah berada di luar batas. Sandra mengangkat kedua tangannya. "Oke, aku salah," akunya. Tak mau memperpanjang masalah. "Kamu beneran mau buang semuanya?" Menunjuk ke arah paketan yang dibiarkan berantakan begitu saja. "Sayang lho. Benci boleh, barangnya enggak usah dibuang."
104.6K viewsOn holdAdded to Library 128 Times as scattered artinya
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Meski mengulas senyum, tapi ada sedikit kecemasan yang harus ia temukan penyebabnya. ----- ¹ Hur är det : Apa kabar (Bahasa Swedia) ² Bra : Baik (Bahasa Swedia) ³ Du gjorde ett bra jobb : Kamu melakukannya dengan baik (Bahasa Swedia) ⁴ Blind spot : titik buta, area di mana pandangan seseorang terhalang.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as scattered artinya
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Ada keakraban yang perlahan tumbuh, seperti benih yang disiram setiap hari tanpa disadari. --- Beberapa hari kemudian, Yudha mengajaknya ke pameran seni di galeri kecil milik temannya. Tema pameran itu adalah “Bentuk yang Hilang.” Setiap lukisan di sana menggambarkan sesuatu yang tak utuh — potongan wajah, bayangan tubuh tanpa kepala, laut tanpa garis cakrawala. Namun justru karena ketidaksempurnaan itu, setiap karya terasa jujur.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as scattered artinya
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

Bukankah seharusnya Fira yang berterimakasih karena April sudah memaksanya hingga karya itu akhirnya terpajang? Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, hanya ada sepuluh karya yang dipajang di mading berlatar merah itu. Tiga cerpen, tiga puisi, dan empat lukisan yang salah satunya adalah milik Fira. Lukisan dengan bunga kamboja merah muda besar hampir mengisi seluruh kertas—tepat berada di tengah, bagian kirinya bermandikan cahaya senja-kuning oranye, sedangkan bagian kanannya tertutup gelapnya malam, tetapi sedikit bercahaya berkat bulan dan pasukannya-bintang. Di sudut kiri bawah, tertulis nama dan kelasnya, Zhafira Freya — X IPA-2.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as scattered artinya
Read
+Library
Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

“Thanks. Aku pulang sendiri saja.” “Cait, pempek Bu Sutri enak banget. Mau coba?” “Sudah, kemarin.” “Caitlin, kamu seperti bahasa pemrograman Java. Paling sulit aku pahami daripada bahasa pemrograman lainnya!” “Sepertinya bahasa assembly lebih sulit, deh!” “Ekhem, Caitlin, dengar. Kamu tahu, cintaku padamu seperti angka delapan digulingkan, artinya boomerang alias tidak terbatas."
9.63.9K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as scattered artinya
Read
+Library
Sketsa

Sketsa

Buku sketsa bahkan semua kanvas yang ia beli berisi wajahnya. "Aku tidak suka kau berbicara seperti itu. Aku tidak mau berhasil," Gerald menunjukkan wajah muram. "Kau akan menyesalinya..." "Aku akan lebih menyesal ketika kau menghilang! Kau yang selama ini menghiburku ketika sedih, dan kau yang selama ini menghilangkan kecemasanku saat tiba-tiba aku merasa de javu...Siapa yang akan melakukan itu lagi nanti?!" Teriak Naya pada Gerald. Entah mengapa ia merasa sangat marah dengan ucapan Gerald yang kesannya mengarah pada perpisahan.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as scattered artinya
Read
+Library
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Kaisar yang dulu posesif, kini diam-diam menjaga dari jauh, bahkan kadang menitipkan pesan lucu lewat Narumi. Di hari Minggu sore, Nataya dan Wala berjalan di pasar seni. Mereka tertawa saat membeli lukisan kecil bertuliskan: “Kebahagiaan dimulai saat kamu berhenti takut kehilangan.” Wala menatap Nataya dan berkata: “Kalau suatu hari nanti kamu ragu lagi… baca lukisan ini.” Nataya hanya mengangguk dan menggenggam tangan Wala lebih erat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as scattered artinya
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

“Hanya batang bunga saja. Tidak ada artinya.” Cukup singkat, tetapi membuat rasa penasaran Barbara seperti ingin membludak dalam sekejap. Dia mulai mengulur tangan. Menyapukan ujung telunjuk dan jari tengah sekadar merasakan tekstur kulit Abihirt, meski kecenderungan lebih terasa dari betapa keras lengan bagian atas pria itu. “Kau bisa mencari gambar lain jika memang tidak ada arti. Mengapa harus batang berduri saja? Ini seperti tidak ada seni.”
1032.3K viewsOngoingAdded to Library 710 Times as scattered artinya
Read
+Library
The Princess Troublemaker

The Princess Troublemaker

“Art therapy. Lo ngelukis buat ngilangin trauma lo setiap kali hujan datang. Di tambah piringan hitam.” Tanpa diduga tiga perempuan tersebut berteriak frustasi seolah dunia akan hancur dalam sekejap. “TIDAAAAAK! KEMBALIKAN JESSICA KE BENTUK SEMULA!” “AH, ELAH! BACOT AMAT HIDUP LO-LO PADA! GUE GINI SALAH, GUE GITU SALAH! KELAHI AJALAH KITA, NJING!”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as scattered artinya
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status