Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

SANG PEMIMPIN DAN PEMBERI INFORMASI

Kata Gaung Sam dalam tangis nya Amara hanya terdiam membisu dan memalingkan wajah nya mencoba menyembunyikan rasa sakit nya, beberapa kali ia menghela napas dalam, lalu berkata. "Semua sudah berakhir, penyesalan mu hanya akan sia-sia. yang harus kau ingat waktu tidak bisa di putar kembali dan sesuatu yang telah kau buang akan sulit kau dapatkan kembali bahkan mungkin tidak akan pernah kau dapatkan kembali, jadi jangan sia-sia kan hidup mu untuk menginginkan kembali apa yang telah kau buang. Pergi lah, aku lelah dan ingin istirahat." Ucap Amara Daft menepis tangan Gaung Sam dan berlalu pergi
3.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 74 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
HYANG YUDA

HYANG YUDA

Tanpa diperintah, Hyang Yuda segera melayang di udara dan mulai memburu dua Durbiksa yang baru saja melarikan diri, meninggalkan Hyang Tarangga dan Hyang Marana yang masih sibuk dengan pekerjaannya. Semua Hyang yang tinggal di Amaraloka(2) memiliki beberapa kemampuan yang sama seperti membuat bayangan karena beberapa tugasnya yang tersebar di seluruh Janaloka, kemampuan ini dinamakan Pratiwimba(3). Kemampuan kedua yang dimiliki oleh semua Hyang adalah melayang di udara dengan kecepatan kasat mata hingga dalam sehari waktu manusia, Hyang bisa memutari Janaloka hingga jutaan kali. Kemampuan ini disebut dengan Gaganacara(4). (2)Amaraloka dalam bahasa sansekerta memiliki arti Surga.
104.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 152 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

sambung Galuh menjelaskan. Kemudian dia melanjutkan ceritanya, “Saat itu aku terus terseret arus hingga tidak sengaja terbawa masuk ke dalam alam gaib bernama Arcamaya yang kita tempati sekarang, siapa sangka sungai tempat dimana aku terjatuh ternyata mengalir menuju air terjun besar di alam Arcamaya ini.” sambung Galuh. Semua orang kembali terhanyut dalam cerita, mereka dapat membayangkan bagaimana kondisi Galuh saat itu.
1013.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 346 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

Arya cuek saja, yang penting Arinda terhibur dan bisa tertawa. Sakit rasanya putus cinta Sesaknya di dada Membuat kita jadi gegana Gelisah galau merana Mendingan kita happy aja Lupakan semua Marilah kita goyang bersama Goyang dumang namanya Ayo goyang dumang Biar hati senang Pikiran pun tenang Galau jadi hilang Ayo goyang dumang Biar hati senang Semua masalah jadi hilang
1011.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 442 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Hujan rintik-rintik mulai turun, bercampur dengan polusi kota menciptakan aroma tanah yang basah dan logam. Jihan, Jagad, Kael, Clarissa, Sari, Bagas, dan Manda berdiri melingkar. Sarah Selaras, ibu Jihan, hadir dengan kursi roda, wajahnya masih pucat namun matanya memancarkan ketegaran. Ia memegang tangan Galang dengan erat saat peti itu perlahan diturunkan ke liang lahat. "Ayahmu adalah melodi yang paling stabil dalam simfoni ini, Galang," bisik Sarah. "Tanpa dia, kita tidak akan pernah sampai ke Shambhala."
760 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 28 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Across : Bayar Aku! (Indonesia)

Across : Bayar Aku! (Indonesia)

tanya Ana, guru Biologi yang mengajar. Joya mengangkat pandangan matanya membalas tatapan Ana, “aku hanya memiliki satu seragam putih abu-abu, seragamku basah … Jadi mau tidak mau, aku harus memakai baju olahraga,” jawab Joya yang kembali menundukkan pandangannya, ketika suara bisikan dari beberapa teman sekelasnya mengusik telinga. “Jangan diulangi lagi lain kali-”
107.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 288 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

Ketika Dirga pulang keesokan paginya, aku pura-pura tidur. Dia menanggalkan mantelnya, menunggu dingin dari tubuhnya hilang, lalu menarikku ke dalam pelukannya. Aku bisa merasakan detak jantungnya, stabil dan kuat, terasa menempel di punggungku. "Sayang, lihat ini," katanya pelan sambil membuka ipadnya. Sebuah gambar pulau muncul di layar, dengan pasir putih dan air biru, seperti surga yang digambarkan orang-orang dalam cerita.
9198.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 4.9K fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

“Lihat itu, Amel. Kamu bisa lihat karangnya. Seperti lukisan.” Amelia berdiri di samping suaminya, memegangi lengannya. “Warnanya gila banget, Will. Biru, ungu, kuning.” Tame tertawa. “Samoa memang cantik. Aunu’u lebih spesial. Ada pasir merah.” Amelia memiringkan kepala. “Pasir merah? Serius?” Tame mengangguk bangga. “Hanya ada di Aunu’u. Misteri alam.”
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 41 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Kata-kata mengalir dari mulut Galan seperti air sungai yang tak lagi mengalir ke tempat semula. Setiap kalimat tentang Alya adalah serpihan asing yang mencoba melebur di dalam ruang hidup mereka. "Dia punya banyak ide brilian," kata Galan suatu malam, matanya berbinar seperti anak kecil yang baru menemukan mainan baru. Cahaya layar laptop memantulkan antusiasmenya—sebuah cahaya yang tak pernah lagi sepenuhnya milik Nayla.
3.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 79 fois en tant que segala galanya ambyar
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status