Cinta Yang Salah
Lelaki ini mendesah pelan, sambil menggaruk rambut.
Tersirat kekecewaan di sana dari raut wajahnya, karena aku tak bisa melayani dia malam ini, dan mungkin beberapa malam kedepan, sampai benar-benar tidak merasakan sakit lagi di area intim. Aku beralasan kedatangan tamu bulanan untuk menghindarinya, karena rasa sakit di bagian sensitif.
"Maaf ya sayang, sabar!" Kuusap punggung tangannya, "Gak lama kok, paling empat atau lima hari juga beres, kita tuntaskan nanti, jika sudah selesai."