Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

sambung Laras dengan wajah puas dan senyum kemenangan. ***Ofd. Tesss Hai Mak, coba komen. Mau tau masih banyak yang menunggukah? Kalau banyak, mau tak lanjut? Gimana 😅😅
9.4197.9K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as menyelinap
Read
+Library
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Hasan hanya tersenyum sekilas kemudian membiarkan ketiga temannya pergi lebih dahulu. * Di tempat lain... Bau kemenyan bercampur asap dupa dan kembang telon menguar memenuhi ruangan kecil berukuran 3 meter persegi tersebut. Ruangan yang gelap dengan bara api yang berada dalam wadah kecil membuat suasana mistis semakin terasa. Mulut laki-laki paruh baya berbadan kurus itu komat-kamit entah mengucapkan apa.
1040.0K viewsCompletedAdded to Library 799 Times as menyelinap
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Ia tahan sang ibu agar tidak terjadi kontak fisik. “Udah, Mah. Ngapain sih Mamah (mamah = mama, ditambahkan “h” sebagai penegasan aksen sapaan/ kata ganti) teh marah-marah segala?! Biarin aja Bi Kesih mau ngomong apa juga tentang kita.” Santi mencoba meredam emosi sang ibu. “Ini teh gara-gara kamu, Neng.” Lilis justru berbalik mencaci Santi. “Coba kamu mau berangkat ke luar negeri, nggak akan si Kesih teh berani ngomong gitu ke kita.”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as menyelinap
Read
+Library
APRILISYA

APRILISYA

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Aroma popcorn caramel menyeruak menusuk hidung. Laki-laki itu sepertinya sangat menikamati. Bahkan jari-jarinya lengket karena caramel, sama sekali tidak menjadi masalah sepertinya. Popcorn Caramel itu menemaninya sambil menonton film yang sedang ditayangkan. Malam ini rasanya sulit untu tertidur. “Tiap hari lo sendirian gini?” tanya Aliga pada April yang sama-sama sedang menonton layar didepannya.
102.8K viewsOn holdAdded to Library 85 Times as menyelinap
Read
+Library
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

LEPAS BAHAGIA “Gimana mau bosan, kalau kamu aja selucu ini” Ditepi tempat tidur sambil bersandar pada kepala ranjang, kedua tangan diamit erat seolah tidak ingin lepas. Pipi ini sudah jelas seperti kepiting rebus yang siap di santap, senyum pun merekah bak bunga mekar.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as menyelinap
Read
+Library
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

Hanum: Aku tidak pernah merasa meminjamnya dari kamu Ema: Nyatanya, yang bersamamu saat ini adalah suamiku Hanum: Itu bodohnya kamu yang mau saja mengizinkan suamimu menikahi orang lain Ema: Kamu hanyalah selir, selamanya hanya aku ratu dan permaisuri dalam hati Mas Fahmi Hanum: Tidak ada permaisuri yang dinikahi secara sembunyi-sembunyi. Ratu adalah sosok yang selalu dipamerkan kepada seluruh orang. Nyatanya kamu? Hanum yang baru saja bisa bangun, harus terguncang lagi jiwanya. Ia hendak melepaskan Fahmi, tetapi tidak mau juga bila harus kalah saat berdebat dengan Ema.
1016.6K viewsOngoingAdded to Library 515 Times as menyelinap
Read
+Library
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Tentunya tanpa privasi atau rahasia. Hari itu kebetulan Izza ijin tidak masuk kerja. Dia mau fokus menyervis HP nya yang error. Untuk berbagi info dengan rekan kantor, Izza memakai ponsel suaminya. Saat Izza sedang mengetik pesan kepada rekan kerjanya lewat ponsel Yanto. Tiba-tiba ada pesan masuk. Bukan di WA, tapi di aplikasi michat. "Sayang, aku kangen banget nih" Bunyi pesan tersebut. Nama ID-nya 'Maya Flower'.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as menyelinap
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as menyelinap
Read
+Library
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

ucap Sony dengan suara lunak. “Iya Pak, minta izin membersihkan ruangan Bapak, ada rekan saya juga di dalam toilet, sedang bersih-bersih,” jelas Selina sambil menjauh dari meja kerja lelaki bertubuh tinggi dan bermata sipit itu. “Oh iya, siapa namamu tadi?” “Selina, Pak,” “Bagus nama kamu, secantik orangnya,” puji Sony coba menarik perhatian Selina. “Selina bisa Bapak minta tolong buatkan kopi hitam, tanpa gula ya?”
1040.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as menyelinap
Read
+Library
Selir Adipati

Selir Adipati

Desahan yang keluar sangat pelan dan nikmat. “Aku sangat membutuhkanmu, Ratu. Jangan pergi dariku!” “Argh!” Suara Adipati yang ikut meluap saat lahar miliknya mulai menyembur milik Ayu dengan kencang. Buliran keringat kenikmatan Adipati usap dengan ciumannya semakin membuat Ayu tersenyum memejamkan kedua matanya. Dia mengeratkan pelukannya hingga mereka sama-sama meluapkan rasa kerinduan sesaat yang mereka rasakan.
9.9401.9K viewsCompletedAdded to Library 8.8K Times as menyelinap
Show Reviews (152)
Read
+Library
Natasha Amelia
Cerita beda banget Ama Turki. aku udah baca sampai tamat dan beda. Di sini tokohutama gak Ama Adipati saja alias Ama jenderal juga. Akhir juga beda. Alur beda. budayakan membaca sampai tamat baru memberi komen. Semangat author. Cerita yang indah dan sipp. IM your fans
Meow Miu
Lumayan mahal juga buat unlock semua chapternya. Alur ceritanya menarik, tapi banyak part yang disturbing bgt dimana ketika jelas2 laki2nya redflag, tapi Ayu masih "bergetar" seolah2 jatuh cinta. Dan itu terjadi berulang kali, padahal berkali2 diperlakukan kasar, direndahkan bahkan dilecehkan.
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status