Takhta yang Dibayar Air Mata
"Arum sejak kecil sangat cerdas. Usia tiga tahun sudah bisa menghafal puisi, usia lima tahun bisa merangkai sajak, dan usia tujuh tahun sudah mampu menulis esai. Tapi, dia tidak suka pamer. Dia selalu bilang kalau seorang wanita yang berbakat hendaknya menyimpan kemampuannya di dalam diri, tidak perlu menunjukkannya di depan orang lain."
"Dia suka membaca, terutama buku sejarah. Dia pernah bilang, membaca sejarah membuat kita tahu pasang surut zaman dan memahami arti keberhasilan dan kegagalan. Sebelum masuk ke istana, rak di kamarnya penuh dengan tumpukan buku sejarah."
인기 회차