Selir Ke-7
Ershitacersil agung sedayu vs ketua perguruan semucerbung tien kumalasari kejora pagi terbaruperselingkuhan
Pola lingkar bercabang tipis, belum jadi.
Ia mengangkat tongkat, siap menutup. Pintu ditarik dari luar. Seorang sosok berjubah biasa masuk membawa baki teh, gerak seolah hari berjalan seperti biasa. Ia menunduk sopan, kemudian menatap lurus dengan senyum kecil.
"Selir Ke-7," ucapnya ringan. "Tidak menyangka bertemu di sini." Ia mengangkat wajah, kilat dingin di matanya. "Ada beberapa hal yang ingin kubicarakan."