Kamu Semangatku
"Bukan apanya? Jelas-jelas aku lihat dengan mata aku sendiri, kamu pelukan dan terseyum bak orang yang jatuh cinta sedang bertemu dengan seorang kekasih."
"Frisila! Dengerin aku dulu," ucap Revan.
"Wow, Frisila ya? Enggak manggil sayang lagi? Owh iya, mana berani sebut sayang di depan selingkuhan," emosi Frisila saat ini seperti akan meledak.
"Maaf!" ucap Revan memegang tangan Frisila.
Frisila melepaskan pegangan tangan Revan itu dengan kasar, "udah, ya. Mulai hari ini. Kita PUTUS!!!" ia lalu meninggalkan pergi Revan dan sepupunya itu yang masih berada di bandara.
Bab Populer