CALON TUMBAL
"Sekarang teteh pamit, ya?"
Selena mengangguk, tidak bisa menyembunyikan perasaan berat di dadanya. "Makasih teteh, udah jadi teman Selena..." ucapnya, suara hampir tercekat.
Teteh putih tersenyum, senyum yang menenangkan. Akhirnya, Selena memejamkan matanya dan berdoa, berharap yang terbaik untuk teteh putih. Saat matanya terpejam, ia melihat wajah teteh putih berubah, tidak lagi seram dan mengerikan. Wajah itu kini cantik, penuh kedamaian, seolah ia melihat sosok asli dari makhluk itu, bukan lagi penampakan yang menakutkan. Teteh putih tersenyum sekali lagi, lalu berjalan menuju cahaya yang disebutnya sebagai jalan pulang.
Bab Populer