Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Replacement Of Heart (INDONESIA)

Replacement Of Heart (INDONESIA)

ucap Daninda agak ragu dan lambat. Sorry typo & absurd Thankyuuu^^
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Bekas membuat kue. Baru saja sampai rumah. Sudah ada dua pesana kue lagi. Kue berta nasi tumpeng. Juga nasi kotak dan snak. Waktu nya sama dan tempat nya pun hampir berdekatan. Namun tempat nya lumayan jauh. Tapi mereka tetap meng iya kan nya. Karena itu adalah rizeki yang harus di syukuri. Semua pesanan sudah selesai. Dan siap di antar kan.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
Sumpah Terkutuk

Sumpah Terkutuk

Kemudian diambilnya sesuatu yang ditemukan tadi di dalam tumpukan kayu. "Ini, mungkin barang ini milik Abang. Tadi saya temukan di dekat tumpukan kayu," kata Vino sambil menyerahkan sebuah bungkusan kepada si lelaki gemuk. Kali ini, mata si lelaki gemuk yang membulat penuh. Lalu melihat kearah temannya dengan pandangan yang tampak marah.
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Gini rasanya jadi orang kaya." Namun, gravitasi realitas bekerja cepat. Lima menit kemudian, Citra sudah duduk bersila dengan wajah serius. Mode akuntan aktif. Tumpukan uang itu mulai dipisah-pisah. Tumpukan pertama. Paling tebal. "Setor Rentenir. Pokok plus bunga. Biar Ibu bisa tidur." Diikat karet gelang. Tumpukan kedua. Lumayan tebal.
748 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

Seatap dengan Racun Rumah Tanggaku

"Tidak usah ditiru! Satu istri lebih baik." **** Di sebuah bar, enam orang pria dan wanita tengah mabuk berat dalam satu meja. Beberapa botol minuman sudah kosong. Namun, tampaknya mereka belum puas. Salah satu dari mereka, memanggil pelayan dan meminta kembali mengantarkan beberapa botol minuman ke meja mereka. "Kita gila-gilaan malam ini! Bersulang!" teriak salah satu wanita yang berpakaian super ketat dan seksi.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
PELITNYA SUAMIKU

PELITNYA SUAMIKU

Sekarang kakak ke Bukit dulu ya. ''Aku ikut !!'' ''Boleh,izin dulu sama Ibu.'' ''Siap !'' Mereka mendaki dengan pelan, karena memang banyaknya material yang berserakan di sana. Perkebunan di beri pagar besi agar material dan alat berat yang naik ke bukit tidak merusaknya. ''Bu Arumi ? pasokan semen nyakurang dan saya sudah telpon ke sub konstruksi bahan bangunan.mungkin siang ini dikirim." ucap Pak Mandor
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Ia mempercepat larinya lagi ketika bambu-bambu yang digunakan sebagai pembatas pemukiman dengan hutan telah berlumuran darah. Napasnya naik turun, Kenanga saat itu telah sampai di kampungnya. Ia terduduk dengan dua lutut sebagai tumpuan. Di hadapannya sekarang ada tumpukan mayat yang sangat tinggi serupa bukit kecil. Tumpukan tempat di mana asap dengan bau menyengat tersebut berasal. Air mata Kenanga berlomba berjatuhan membasahi pipi. Sejauh mata memandang hanya ia saksikan cipratan darah yang menempel di dinding kayu.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
Terjebak Permainan Sang Presdir

Terjebak Permainan Sang Presdir

“Manda saja sudah denda berapa banyak karena susah sekali menghilangkan panggilan ‘pak’, padaku.” “Ayo, belajar!” tuntut Camelia. Manda berusaha memutar otak, mencari panggilan yang lebih sopan, tetapi dia hanya bisa menemukan satu. “Kak Camelia. Bagaimana?” Walau masih kurang puas, Camelia setuju kali ini. “Oke lah. Balik ke topik awal. Jadi, memangnya makna sumpit apa?” “Sumpit maknanya seperti tak terpisahkan begitu lah.” Manda mencoba menjelaskan. “Kan kita nggak bisa pakai sumpit cuma satu, pasti dipakai dua-duanya. Begitu sih yang aku baca.”
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai setumpuk
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Walaupun sekadar tumpeng kecil, akan tetapi ini wujud syukur terhadap langkah yang sudah tercapai. “Tumpeng itu tidak sekadar makanan biasa. Ada maknanya. Itu kependekan dari tumapaking panguripan tumindak lempeng tumuju Pangeran. Jadi apapun yang dilakukan tertuju pada yang di Atas. Bentuknya yang kerucut menjulang ke atas, itu menunjukkan harapan kita agar terus meningkat.” Itu yang pernah dikatakan Ibuk Kami menikmati makan bersama, sambil sesekali tertawa melihat tinggak Denish yang menggemaskan. Berbincang ringan, dan berakhir dengan mengusap perut yang mulai kenyang.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.1K kali sebagai setumpuk
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Astika Buana
Maaf, ya. Minggu ini tersendat update. . Penulis lagi siaga satu. Alhamdulillah sudah dilancarkan proses persalinannya, dan baby boy lahir dengan selamat. . Diusahakan hari besuk keseruan keluarga Maharani dan Kusuma kembali hadir. . Terima kasih atas dukungannya.
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status