Masakan Mertua
"Alah, jangan sok-sokan kaya. Lebih baik kamu nurut sama suamimu, daripada kamu disumpahi sama dia kalau usahamu nggak bakal jalan."
Oh, rupanya ibu mertuaku itu pun mendengarkan pembicaraanku dan Mas Lukas. Hal seprivasi ini pun Ibu berani menguping. Keterlaluan sekali, dia benar-benar masih ingin menguasai anak lelakinya. Padahal anak lelakinya kini sudah beranak dan beristri.
Apakah aku masih harus bertahan, dalam hubungan yang seperti ini?