Dulu Pembulinya, Kini Wanita Mainannya
Setiap ‘pompa’ yang diberikan Samuel, terasa ‘memompa’ keluar segala pikiran buruk dari kepala Sienna.
Otaknya kosong, dan yang Ia bisa lakukan hanyalah mendesah, klimaks.
Samuel menarik kedua tangannya, menjadikannya sebagai pegangan. Pemuda itu menancapkan penisnya lebih dalam, lebih berisik, lebih primal. Geram Samuel diiringi oleh desahan dalamnya serta bunyi perpaduan kelamin mereka.
Sienna rasakan sensasi itu. Hangat tipis-tipis sebelum menyemburnya sperma. Matanya sudah penuh dengan kunang-kunang, Sienna tak bisa berpikir lagi apakah bahaya Samuel orgasme di dalam, atau tidak.
Bab Populer