ISTRIKU BUKAN ISTRIKU
Kuda besi itu melesat cepat ke arah tujuan sesuai koordinat yang diberikan The Eye.
“Ini masih siang Vin, masak iya kamu mau mengacau sekarang.” The Eye memperingatkan.
“Aku sedang butuh pelampiasan. Membunuh orang akan jadi hal menyenangkan, tak peduli gelap atau terang. Kalau masih kurang, kita bisa lanjut pestanya nanti malam.” Wajah dingin dan kejam Vin mengambil alih kesan pria penyayang dari seorang Vin. Inilah dua kepribadian yang Vin jalankan selama 32 tahun kehidupannya.