Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as ml sex
Read
+Library
Liontin Merah Delima

Liontin Merah Delima

Aku tersenyum mendengarnya. "Berapa cewek yang udah ML sama kamu?" "Baru kamu." "Jangan bohong." "Iya kalau ML baru sama kamu, kalau ngesex udah beberapa cewek." "Emang apa bedanya?" "ML itu pakai perasaan namanya juga Making Love, pakai cinta. Kalau ngesex ya hanya pakai batang babe." "Dasar cowok!" Aku mencubit pinggangnya. "Aku serius lho." Kernyitnya menahan sakit. Lalu kembali membenarkan posisi nyaman kami.
10530 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as ml sex
Read
+Library
Mate

Mate

Aku keluar dari mobil Mas Wira dengan penuh kekesalan. Mobil Mas Wira melaju kencang meninggalkan aku yang masih nggak ngerti sama isi otak laki-laki dingin itu. “Itu manusia atau apa sih? Ngeselin banget!!!!” aku terus ngedumel tiada henti. Aku duduk dipinggiran jalan. “Kok ada ya cowok kampret kayak si Mas Wira.” gerutuku. “Siapa yang kampret?”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as ml sex
Read
+Library

Frequently Asked Questions

Pertanyaan ini cukup menarik karena menyentuh batasan antara ekspresi seni dan konten eksplisit. Dalam konteks 'ml making love', interpretasinya bisa sangat subjektif tergantung mediumnya. Jika merujuk pada manga atau anime, seringkali adegan romantis digambarkan dengan nuansa poetic tanpa menampilkan detail vulgar—seperti di 'Kaguya-sama: Love is War' yang penuh ketegangan komedi romantis tapi tetap classy. Namun, beberapa karya seperti 'Nana to Kaoru' memang lebih eksplisit dan jelas target audiensnya adalah dewasa.

Yang membedakan konten dewasa bukan sekadar tema, tapi bagaimana penyampaiannya. Game visual novel seperti 'Clannad' pun punya adegan intim tapi disensor dengan cahaya atau sudut kamera, sementara 'Bible Black' langsung ke inti. Jadi, selama 'ml making love' tidak menampilkan grafis atau bahasa yang provokatif, bisa jadi hanya konten romantis biasa. Tergantung selera penikmatnya juga—aku pribadi lebih suka yang subtle karena meninggalkan ruang untuk imajinasi.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status