Beauty Lies in the Eyes
Suara sepatu prajurit yang menghentak lantai batu marmer menggema, menciptakan ritme yang menyeramkan di sepanjang koridor Paviliun Mingyue Mudan.
Tak lama, Shen Ying tiba. Saat pintu berderit terbuka, terlihat gadis muda itu memasuki ruangan dengan langkah lemah. Cahaya matahari yang dingin memantulkan bayangannya ke dinding, memperlihatkan tubuh yang penuh luka. Bekas-bekas luka terbuka di kulit putih pucatnya, terlihat semakin parah daripada yang terakhir kali Wu Yan lihat di Paviliun Bayangan. Pakaian lusuhnya terurai, darah kering di lengan dan wajahnya membuatnya tampak seperti bayangan hidup yang terluka, bukan seperti seorang putri.
Wu Yan menatapnya dengan sedikit iba, meski ia beru
Bab Populer