Kupinang Kau Walau Tak Berayah
' Kini tangis tanpa suara, hanya diwakili oleh tetesan air mata yang langsung dikeringkan oleh angin jalan yang diterpanya.
"Hidup ini menyesakkan, Tuhan! Dihina dan direndahkan. Dipandang sebelah mata! Dihindari dan dilabeli anak haram. Sekarang aku tanya, apa ada anak yang menginginkan terlahir tanpa Ayah? Jujur dari lubuk hati yang terdalam, jika boleh memilih, lebih baik jiwa raga ini tak pernah melihat dunia jika harus terbebani dengan cap anak haram ..." teriak Maira tanpa memedulikan dirinya dilihat oleh orang yang kebetulan lewat.
인기 회차