Istri Lima Belas Ribu
Tubuhnya kini menempel pada dinding dengan tangan masih meraba foto sang ibu.
"Ibu, kenapa Ibu gila? Kalau Ibu enggak gila, apa Ibu sekarang masih hidup? Ibu, aku rindu ... aku rindu Ibu yang tidak gila. Aku sendirian, Ibu," racau Aira seorang diri.
Isaknya terdengar lirih karena ia tahan agar tidak ada yang terbangun.
"Ijinkan akun ke pondok buat ngaji, doakan Ibu agar Ibu masuk surga," lirihnya.
Hot Chapters