Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

Maaf, ralat. Maksudku, aku sebenarnya lumayan cantik, tapi gak pakek banget kayak Embun. Kecantikanku biasa aja. Tak ada yang istimewa. Beda dengan Embun, dia cantik sempurna, asli lagi, luar dalam malah. Iya, dia cantik luar dalam. Istilahnya cantik lahir dan batin.
10404.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
BASTARD IN THE BUS

BASTARD IN THE BUS

Mengingat itu, Lisa jadi ingin menuliskannya di buku. 'Sandra memang sempurna. Entah bagaimana tuhan menciptakan dia tanpa cela. Aku berpikir, seperti apa ya, orang tuanya. Sayangnya, ia seperti kue yang didekorasi cantik tapi dalamnya hanyalah kue bolu biasa, bantet pula. Glazingnya manis minta ampun, bahkan hanya mampu dicicip saja tanpa dinikmati. Apa seperti itu ya, orang-orang cantik. Ia harus memiliki batas agar terlihat lebih berkelas. Eh, tapi Sarita juga cantik, seorang ibu dua anak pula.'
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

gumam hati Salim yang bingung melihat keadaan mereka. "Ya Allah, salah apa sampai aku harus dinikahi oleh pria macam lutung seperti ini. Padahal aku kalau sapu lantai sampai bersih dan licin. Kenapa dapat suami penuh bulu? Haish …," gerutu Carin sedih dalam hati sambil melirik sedikit pada Satria yang duduk tegap dan menatap tajam ke depan. "Kalau bukan demi Mama, gue gak akan mau nikah dengan dia. Lihat gue macam lihat lutung saja!"
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Si Cantik Bertemu dengan Bad Boy

Si Cantik Bertemu dengan Bad Boy

“Aku juga mau coba deketin Kak Elang.” “Ih! Kamu ikut-ikutan aja.” “Bodo! Abis gimana dong, Kak Elang tuh idaman banget.” Suara bisik-bisik dua mahasiswi terdengar di telinga Starla. Tampak raut wajah Starla berubah mendengar apa yang dikatakan oleh dua mahasiswi cantik itu. Kilat mata Starla menunjukkan jelas kemarahan dan emosi tertahannya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

tanya bang Sofian kemudian setelah beberapa Jeda terdiam. "Iya, tapi yang cantik, dong. Kulitnya harus putih mulus, gak gosong kayak gini, tubuhnya harus wangi, baru layak dihargai delapan belas juta," ujar menejer Herman masih kurang puas.
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

kata Ciara. "Curhat apa, Sayang?" "Ini loh. Kenapa orang itu hanya respeck dengan sampul aja?" "Maksudnya gimana?" "Berbuat baik nggak harus diumbar kan? Bahkan justru gak boleh pamer, tapi kalau nggak pamer disuudzani. Bukannya mereka yang berbuat baik plus tidak pamer itu yang lebih sempurna? Geram iih liat kejadian ini!"
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Dia mengeratkan dekapan beberapa saat, sebelum melabuhkan kecupan di pipiku. “Makasih ya. Ternyata Abang baik juga.” Aku anggap ucapan ini sebagai pujian, meski terselip kata ‘ternyata’. Apa dia berpikir aku ini orang yang jahat dan kikir? “Nggak ada salahnya berbuat baik daripada ada yang berpikir saya ini kejam dan pelit,” ujarku menyindir Sasi. Dia hanya nyengir memperlihatkan deret gigi yang indah. Kenapa Sasi menjadi semakin cantik di mataku?
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Cinta Diamnya Sang CEO

Cinta Diamnya Sang CEO

ucapan santainya membuat siapa pun yang mendengarnya akan tertawa. "Lalu bagaimana denganmu, bitch. Bukankah kau sama liciknya? Artinya kalian sama sama rubah bukan? Hanya saja, perbedaannya adalah kau rubah kecil dan dia rubah dewasa. Oh, manis sekali." Kekehan keras diakhir kalimat membuat rubah kecilnya melempari wajah cantiknya dengan bantalan sofa, bertubi-tubi. "Diamlah, jalang! Kau memihak siapa, huh?" Mendengus kesal dan kembali memeluk kedua lututnya.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Resepsi Pernikahan di Rumah Mertuaku

Resepsi Pernikahan di Rumah Mertuaku

Menyesal rasanya sudah membela dia mati-matian, membuang Nirmala demi mendapatkan istri yang sempurna malah mendapatkan wanita yang lebih buruk darinya. Nirmala hanya cacat fisik dan sekarang sudah sembuh juga terlihat semakin cantik. Sedangkan Siska. Ya Tuhan. Sulit sekali menjabarkan dirinya dengan kata-kata, karena aslinya ternyata begitu buruk rupa.
10183.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Kamu tuh ibarat buaya cap angsa, bisa tiba-tiba nyosor. Pasti kamu tipe yang nggak bakal kehabisan stok perempuan.” “Kok kamu mau punya pacar buaya?” “Ya gimana dong, siapa suruh muka gantengnya kebangetan? Mana ada yang bisa nolak, coba?” Kalimat blak-blakan Cantika kontan membuat Ben tergelak. Ganteng kebangetan, kata perempuan itu. Dia sudah sering mendengar pujian. Tapi entah kenapa pujian dari Cantika yang terdengar paling spektakuler, lucu, dan membuatnya salah tingkah.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai si cantik dan buruk rupa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status