PAMER SUAMI
Aku keluar dengan ekspresi datar, takut kalau digetok pakai tongkat rotan yang selalu setia menemani bapak mertua
dari ibuku itu.
"Jadi gimana, Bian? Udah kau pesan, kan?"
"Udahlah bercandanya, Oppung. Pulang aja biar kutelpon amangboru untuk jemput Oppung," ujarku. Amangboru adalah tutur untuk suami dari adik Ayah. Alhamdulillah, mereka juga orang-orang yang hormat kepada Oppung Bolon.