Hidup Kembali di Zaman Kuno
Di bawah pohon waru besar, sekelompok penggembala muda duduk melingkar, sementara seorang lelaki tua berdiri sambil menunjuk ke sebuah papan tanah liat bertuliskan gambar sederhana.
“Sapi-sapi akan berkembang jika kalian tak hanya memberi makan, tapi juga paham sifatnya. Mereka itu seperti manusia: ada yang keras kepala, ada yang tenang,” ujar lelaki tua itu, Ki Narto, mantan kepala peternak dari lembah selatan.
“Kalau rusa?” tanya seorang pemuda, mengangkat alis.
“Lebih cepat lari daripada istrimu kalau marah,” jawab Ki Narto sambil tertawa. Gelak tawa pun pecah di antara mereka.
Bab Populer