CINTA COWOK AUTIS
Make up yang natural namun terkesan cantik terlihat dari pancaran matanya yang bening.
Brenda melangkahkan kakinya ragu-ragu. Hampir saja ia terpeleset karena terpijak kulit semangka yang berserak di lantai. Untung masih kuat penopangnya, hingga Brenda bisa menyeimbangkan tubuh dengan gerakan yang cepat. Di ruangan sudah ramai sahabat-sahabatnya. Ada Anton, Fery, Heru, Nita, Melani dan yang lain. Ia mengulas senyum manisnya ketika sahabat-sahabat SMPnya menyapa.
“Kamu cantik sekali, Nda…” puji seorang teman.
Hot Chapters