Si Buta Dari Sungai Ular
"Aku sudah terlalu tua untuk muncul kembali ke rimba persilatan. Di samping itu, aku merasa beruntung bertemu denganmu, Manggala. Di pundakmulah semuanya teremban. Sekarang, berdirilah. Tak seharusnya kau melakukan sembah semacam itu. Karena, ada yang lebih patut kita sembah. Yang Maha Agung, Mana Kuasa dan Maha Esa."
Perlahan-lahan Si Buta dari Sungai Ular berdiri.
"Terima kasih atas petunjukmu itu, Eyang. Akan ku coba melaksanakan semuanya. Permintaanku terakhir, bolehkah aku melihatmu. Bolehkah aku...."
Bab Populer