King of Trouble
Ophelia berhenti sejenak di depan pintu, menatap ukiran yang seakan menertawakannya, lalu jemarinya yang gemetar namun penuh tekad meraih gagang pintu.
Pintu terbuka dengan suara decit pelan, mengalirkan aroma bunga lili kering dan dupa yang sudah lama padam. Ruangan itu sunyi, dindingnya dipenuhi lukisan keluarga Addison, namun hanya satu potret besar yang menggantung di tengah—wajah Lian, dengan tatapan mata teduh yang begitu dikenalnya. Di bawah potret itu, sebuah meja altar sederhana berdiri, di atasnya guci marmer putih dengan ukiran halus. Cahaya matahari yang masuk dari jendela kaca patri mengenai guci itu, membuatnya berkilau seperti sesuatu yang sakral.
인기 회차