Dua Wajah Sang Kaisar
Kini, dengan satu kalimat, seluruh narasi itu berubah menjadi kebohongan yang harus segera diperbaiki.
"Beberapa dari kalian," Kaisar melanjutkan, suaranya kini lebih dingin, lebih bertenaga, seperti pedang yang baru selesai diasah, "mungkin akan bertanya, kenapa seorang pangeran yang hilang harus dianggap sebagai ancaman, bukan sebagai keluarga yang patut disambut kembali dengan sukacita."
Ia bangkit dari takhtanya, melangkah perlahan menuruni anak tangga marmer, setiap langkahnya menciptakan gema yang memantul di seluruh aula yang sunyi mencekam.
ตอนยอดนิยม