Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Rindu menyelesaikan tawaannya yang tadi. "Ayo, Rom." Rindu akhirnya berhenti tertawa juga. "Aaaaaaa!!! Graaaargghhhhhhh!" Di saat mereka berdua akan pergi pulang, tiba-tiba saja terdengar suara jeritan laki-laki yang sumbernya berasal dari Desa Tengkorak. Sontak mereka berdua kaget, dan mereka cepat-cepat mendekati Desa Tengkorak untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di sana. Mereka berdua bersembunyi di balik pepohonan, dari sana mereka melihat seorang pria paruh baya yang wajahnya penuh dengan benjolan cacar api berteriak-teriak kesakitan, dia melotot dan membabi buta menghancurkan gubuk-gubuk warga. Bagaikan seorang zombie, dia juga mengigit para warga yang lain, dan warga yang ter
108.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 269 fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Read
+Librairie
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Bodohnya aku tak sempat kerahkan perisai tenaga dalamku saat jatuh tadi', bathin Ayu menyesali. "Sebaiknya bersiaplah kau melayaniku! Atau kupatah-patahkan tulangmu!" seru Ronggo mengancam. "Hiahh!" Seth! Ronggo berseru seraya menerjang cepat Ayu, kedua tangannya nampak membentuk sebuah paruh burung. Jurus 'Gagak Mematuk Mata' tengah dilancarkan Ronggo, untuk menotok titik lumpuh di bagian kiri tubuh Ayu.
1024.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 959 fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Read
+Librairie
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

Sedangkan di dalam ruangan kecil di dalam rumahnya, sang suami punya tugas sendiri, yakni membakar dupa. Mata tua itu terpejam rapat. Terlihat oleh mata batinnya, bagaimana makhluk-makhluk halus itu patuh menunaikan tugas ketika diperintahkan oleh Mbah Kukus. Dengan kejam mereka menarik Pak Duki dari pohon cengkehnya Pak Haji Imran. Dan juga melontarkan tubuh ringkih perempuan paruh baya ke depan mobil pick up yang melaju kencang. *
1039.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.4K fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Read
+Librairie
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Meski tubuhnya lemah, dia berusaha mengikuti Xinyi, pergi menemui Imam Zhang yang sedang dirawat oleh Dukun Yijun, seperti yang diceritakan oleh gadis kecil Xinyi. Lembah Terkutuk, tempat Dimana Rong Guo berjalan saat ini, ternyata adalah sebuah tempat di dasar jurang yang hanya berisi dua puluh gubuk reyot dan sangat sederhana. Rong Guo merasa terkejut dan bingung. Di tempat itu, hanya ada anak-anak kecil yang sedang bermain di luar. Orang dewasa yang ada hanyalah orang tua dan wanita. Tidak ada satupun pria dewasa yang terlihat.
9.8226.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 5.2K fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Afficher les avis (66)
Read
+Librairie
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Lire tous les avis
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

jawab Kukuh dengan nada mantap, mengumpulkan konsentrasi penuh pada Mata Batin-nya. Di kursi sebelah Dokter Harsha, Pak Rio tampak menyunggingkan senyum lebar. Konglomerat itu terlihat sangat puas dan menikmati alunan gamelan saat Pak Ronggo menancapkan gunungan ke gedebog pisang, menandakan lakon Kidang Kencana resmi dibuka.
1011.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 393 fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Read
+Librairie
Cinta di Rumah Bordil

Cinta di Rumah Bordil

Tak berselang lama, ibunya kembali dengan seorang wanita tua yang merupakan seorang paraji terkenal di Desa Waru. "Ayo tidur di atas ranjang! Supaya Mbah Sila bisa memeriksamu!" Sang ibu memaksa anaknya untuk tidur di atas pembaringan. Ia juga membuka sedikit, kain yang menutupi perut anak gadisnya. "Silahkan Mbah!" tuturnya dengan sopan. Dukun beranak itu meletakkan tangan tuanya di atas perut Mayang, memeriksa dengan hati hati setiap inchi perut gadis muda yang dipegangnya.
101.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 53 fois en tant que sinopsis ronggeng dukuh paruk
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status