SESAL SANG MANTAN
Dan hal ini membuat Ranti semakin leluasa untuk mencerca si pelakor ke-pd-an di seberang sambungan itu.
“Makanya, ya. Jadi orang itu jangan suka merebut milik orang lain. Ya begitulah, nggak akan awet bertahan! Yang dapatnya dengan cara haram itu, sepet hilang, tahu nggak!”
Usai berkata begitu, Ranti menutup telepon dengan kesal.
“Lain kali kalau ada yang mencariku dan ngaku-ngaku lagi sebagai supplier atau buyer, tanyakan dulu namanya siapa,” pesan Ranti pada staf customer service-nya.