Premanku Canduku
Film telah berlangsung hampir setengahnya.
“Sis, mas mau kencing dulu ya,” bisik Mas Bayu tiba-tiba, dan aku hanya bisa membalasnya dengan mengangguk, tidak mungkin juga aku ikut dengannya ke toilet.
Dalam keadaan gelap, Mas Bayu meninggalkan aku sendirian. Kebetulan adegan dalam filmnya bukan sedang scane yang menegangkan atau mengerikan. Setelah Mas Bayu hilang dari pandangan, tiba-tiba lelaki yang duduk di sebelahku dan sejak tadi memandangiku itu menepuk lenganku.