Teman Tidur Suamiku
Kalimat itu terus bergaung di kepalanya yang datang sebagai beban.
Tanpa sadar, ibu jarinya mulai mengusap dan memutar-mutar cincin yang melingkar di jari manisnya. Gerakan itu baru, canggung, tetapi anehnya menenangkan. Logam dingin itu adalah satu-satunya bukti fisik bahwa semua yang terjadi semalam bukanlah mimpi.
“Sama-sama, Non. Diminum selagi hangat, biar badannya enak.”