Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif

Detektif

“Terima kasih, Dina. Apa yang kamu temukan?” Dina menunjuk beberapa halaman di berkas. “Aku menemukan bahwa jejak DNA yang tidak cocok itu adalah milik seseorang yang terlibat dalam kegiatan kriminal terorganisir. Aku menemukan keterkaitan dengan kelompok yang dikenal sebagai ‘Syndicate Hitam’.” Dimas terkejut. “Syndicate Hitam? Itu kelompok yang dikenal dengan aktivitas ilegal dan kekerasan. Ini berarti kita mungkin berhadapan dengan organisasi yang sangat berbahaya.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
Sayang, Yuk Balikan

Sayang, Yuk Balikan

Mereka berdua tidak pernah mencampur-adukkan urusan pribadi dengan pekerjaan. Lama sekali Violet hanya diam sebelum akhirnya berkata, "Suruh orang untuk kembali menggeledah tubuh Lewis!" Bisa saja memang ada semacam alat tersembunyi di tubuh Lewis yang dapat mengirimkan informasi kepada si pembunuh sebenarnya sesuai dengan dugaan Bertha dan Sheva.
9.6124.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
REVEAL

REVEAL

Eleena mencari sumber suara buku yang terjatuh tadi, langkah kaki sudah tak begitu terdengar lagi. Dengan perlahan Eleena mencoba mencari di lorong bagian mana suara buku itu bersumber. Sampai pada lorong buku yang berada di ujung Eleena berhenti karena tidak menemukan apa-apa. Namun hal mengejutkan terjadi ketika Eleena mendengar beberapa buku terjatuh membuat Eleena segera menghampiri sumber suara.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

"Wow. Kau baik sekali. Terima kasih." Sheila kesal bukan main karena Romero terus saja membuatnya seperti seekor kelinci yang berada di bawah cengkeraman singa hingga tidak berkutik. Ya, tapi itu memang bakat yang sebagai agen DEA Setelah mengejar penjahat yang menyelundupkan narkotika ia harus bekerjasama dengan FBI untuk menginterogasinya. Ia sangat mahir membuat penjahat merasa terintimidasi, tetapi dirinya bukan penjahat.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
The Thief

The Thief

Alex bertanya sekaligus mengeluh. "Berolahraga! Kau sendiri belum tidur, apa yang kau lakukan?" Sahut Huan santai seraya terkekeh pelan. "Aku tak bisa tidur," keluh Alex seraya menuangkan scotch ke dalam dua buah gelas. "Hei siapa pemilik yacht Aurora?" Huan duduk di kursi dan menatap Alex dengan serius. "Aurora?" Alex turut duduk di sampingnya dan memberikan segelas scoth untuknya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sesuatu yang mirip rasa takut membuat Andreas nyaris mencengkram kemudinya sekencang mungkin. Dia sudah berkeliling di sekitaran perkakas 24 jam yang dikunjungi Misha awal malam kemarin. Dan tidak ada apapun yang ditemukannya. "Maxwell! Aku berhasil mendapat rekaman cctv dari sebuah kedai pizza yang berada di sebrang tempat Misha berada sebelumnya." Alan datang dengan wajah serius dan napas terengah-engah.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
PROLOG

PROLOG

Wahh ambigu bener ini kalimat Pak Rendra . Yogyakarta, 26 Juli 2021
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
SHIELD

SHIELD

“Nona tidak perlu khawatir. Kami akan menemukan mereka segera. Mereka tidak akan bis meninggalkan pula ini karena saya sudah memastikan pemeriksaan di setiap bandara, pelabuhan, terminal juga stasiun.” Tania mengeraskan rahangnya. “Sudah banyak yang kamu lakukan dan kerjakan, kenapa belum ada kejelasan hingga hari ini? Menemukan dua orang saja bukan hal yang sulit kan seharusnya. Kalian biasa menangkap target yang kabur dari kita. Kenapa kali ini kalian kesulitan? Bodoh.” Tania berteriak. Dia tidak lagi sanggup menutupi kemarahannya pada anak buah, atau pun pada dirinya sendiri. “Itu karena Tuan Fandy adalah salah satu orang terbaik kita dalam hal mencari. Dia juga pasti sangat pintar berse
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
VIGILANTE

VIGILANTE

tanya seorang detektif yang baru saja datang ke tempat kejadian perkara. “Detektif, korban bernama Rena Morland, mahasiswi tahun kedua di kampus ini,” terang officer Tan kepada detektif yang bernama Gale. Gale memerintahkan officer Tan untuk membawa para saksi dan mencari identitas detail dari Rena untuk memudahkan penyelidikan lebih lanjut. Setelah selesai meminta keterangan dari para saksi, officer Tan datang dengan beberapa berkas data lengkap dari Rena. Detektif Gale kemudian meminta officer Tan menemaninya menuju apartemen Rena untuk mencari bukti lainnya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
BLACKHOLE

BLACKHOLE

"Mereka punya tanda kalau mereka adalah bagian dari Satalum." Varen diam menunggu lanjutan ucapan Nadine. "Mereka punya tato di bagian leher berbentuk pohon. Intinya kalau kamu lihat orang yang memiliki tato bentuk pohon di lehernya, mereka kemungkinan besar Satalum." jelas Nadine. "Seberapa berbahayanya sih si Satalum-Satalum itu sampai kamu kelihatan enggan dan ketakutan begitu bahas mereka."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai sleuth
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sherlock Holmes itu ngasih kita pelajaran berharga tentang mengamati detail-detail kecil yang sering diabaikan orang lain. Salah satu cara dia memecahkan misteri rumit adalah dengan cara analisis yang sangat mendalam. Bayangkan dari bagaimana dia bisa melihat sepatu yang kotor dan tahu bahwa si korban baru saja berjalan di tanah basah dan kenapa itu penting. Menurutku, kombinasi antara logika dan intuisi dia sangat mengesankan. Terkadang, Sherlock hanya duduk diam dan merenung, membiarkan semua petunjuk berkelana di pikirannya, dan tiba-tiba, boom! Jawaban datang, seolah-olah dari kegelapan malam. Ada juga metode deduksi, di mana dia merinci setiap aspek dari pernyataan dan perilaku orang-orang di sekitarnya. Dia sangat baik dalam meneliti dan membuat asumsi yang didasarkan pada fakta-fakta tersebut. Ketika dia menyusun semua potongan teka-teki itu, dia bisa melihat gambaran yang lebih besar, sementara kita kadang terjebak pada hal-hal remeh saja.

Tidak hanya itu, keraguan tidak menghalangi Sherlock. Bahkan ketika semua orang meragukan teori atau argumennya, dia tetap keras kepala berpegang pada logika dan observasi. Dia tahu bahwa misteri yang rumit memerlukan keyakinan dan ketekunan. Inilah mengapa Sherlock menjadi sangat ikonik. Gaya berpikirnya itu seperti magnet, membuat kita semua ingin lebih tahu dan menggali lebih dalam! Yang paling menarik adalah saat dia memecahkan kasus hanya menggunakan otaknya. Ini seakan mengingatkan kita bahwa kekuatan pikiran kita bisa jauh lebih kuat dari apa yang kita duga.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status