Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang
Pernyataan yang terlalu ekstrem, tiba-tiba, dan melompat jauh dari pembicaraan profesional mereka.
"P-Pak... sepertinya... anu...angin sore ini terlalu kencang, sampai Bapak jadi melantur," sahut Salsa dengan tawa canggung yang dipaksakan. Wajahnya memerah, dan dengan gerakan cepat yang kikuk, ia langsung mengalihkan pembicaraan. "Ah, itu... draf desain lipstik yang Bapak tanyakan tadi, besok pagi akan segera saya serahkan ke meja asisten Bapak. Kalau begitu, saya permisi pulang duluan, Pak. Mari."
Tanpa menunggu jawaban Keiron, Salsa membungkuk kilat lalu melangkah seribu, berjalan cepat meninggalkan area taman dengan sisa rasa syok yang masih tergambar jelas di wajahnya.