Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku. "Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Reni Riyani
Aku mencintai Askara, Jauh sebelum Ia mengenalku. Hari itu aku diundang pada sebuah pernikahan Megah, Keluarga konglomerat ternama Askara Putra Sanjaya. Namun yang mengherankan tidak ada kerumunan orang seperti sebuah pernikahan sesungguhnya, hanya tangisan seorang Ibu disudut ruangan dan beberapa kerabat yang seolah mencoba membuatnya tenang, Askara Laki-laki itu sedang terbaring aku hanya melihatnya dibalik celah pintu yang terbuka sedikit, ada apa ini. Seseorang membawa Kursi Roda berlari ke kamar yang aku lihat Askara didalamnya. Ayahku menuntunku pada Ibu yang masih bersedih di sudut ruangan itu. "Ini Putriku, Ria. dia yang akan menjadi pengantin Wanita untuk Putramu" "Putraku Cacat Herman, Calon menantuku lari karenanya" "Jaga harga dirimu, Tetap gelar pernikahannya, Ria akan menjadi menantu yang baik untukmu".
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ... gila. Sudah hentikan isak tangismu itu, terdengar bos bisa dipecat nanti. Lagian dunia juga belum kiamat kan jika kamu tidak bersamanya."
1058.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Di hari pernikahanku dengan Alvano Baskara, anak angkat Keluarga Baskara hendak bunuh diri dengan melompat dari atas gedung. Demi wanita itu, Alvano meninggalkanku yang sudah mengenakan balutan gaun pengantin, memilih untuk kabur dari pelaminan. Di hadapkan pada tatapan tajam penuh cibiran dari para tamu undangan, aku dengan lantang berkata, “Siapa pun yang berani maju ke depan dan menikah denganku hari ini, dialah yang akan jadi suamiku!” Tiga tahun kemudian, Alvano membawa adik angkatnya itu kembali ke kediaman Keluarga Baskara. Aku sedang duduk santai di atas sofa kulit, menikmati sup sarang burung sambil menonton drama favoritku. Tatapannya jatuh pada perutku yang membuncit, lalu berkata dengan geram, “Anak haram di perutmu itu … anak siapa?” Aku menyesap sup sarang burung perlahan, lalu tersenyum ringan berkata, “Tentu saja anak dari Keluarga Baskara.”
6.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Mature (21+) “Pak... bukannya tadi sudah kita lakuin di sofa?” bisik Amara dengan wajah memerah saat Darian kembali melucuti pakaiannya. “Kau tahu, Amara, untuk satu anak... kita butuh lebih dari sekali untuk bercinta,” jawabnya berat, sebelum membaringkannya di atas ranjang. Amara Aurelia hidup sebatang kara dan tak pernah memikirkan pernikahan, sampai sebuah kecelakaan membuatnya kehilangan segalanya. Di ambang kematian, hanya satu penyesalan yang tersisa: ia belum merasakan menjadi seorang ibu. Darian Lancaster, CEO dingin dan kejam, tanpa sengaja terlibat dalam insiden itu yang dihantui rasa bersalah dan siap membayar ganti rugi apapun. Hingga sebuah kontrak gila pun lahir; pernikahan rahasia tanpa cinta. Amara harus menjadi istri tersembunyi, tinggal dibawah atap Darian dan dibawah pengawasan ketatnya. Namun, bagaimana jika hubungan yang dimulai hanya demi sebuah janin ini diam-diam mengubah segalanya?
1013.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 519 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Cinta yang Patah, sebelum Sah

Cinta yang Patah, sebelum Sah

Tiga hari menjelang pernikahannya, Adven Nathaneil sempat mengalami kecelakaan yang membuatnya koma. Dalam keadaan lumpuh, Adven memaksalan diri untuk menikah dengan pesta pernikahan yang sudah direncanakan. Namun saat hari pernikahan itu berlangsung, Arumy sang mempelai wanita menghilang begitu saja, meninggalkannya Adven sendirian di pelaminan dengan kursi roda. Setelah lima tahun berlalu.. Sebuah takdir mempertemukan mereka kembali.. Arumy telah berubah, begitu pun dengan Adven yang dulu sempat hampir gila mencari-cari keberadaan Arumy dalam keadaan sakit, menganggap pertemuan itu sebagai ajang balas dendam. Lantas, apa sebenarnya yang sudah membuat Arumy pergi dan apa yang sebenarnya terjadi, ketika Adven koma menjelang hari pernikahannya dengan Arumy? Dapatkah mereka kembali bersatu, atau justru Adven kehilangan Arumy untuk yang kedua kalinya.
9.342.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang sofa kursi
Ipakita ang mga Review (21)
Read
+Library
kyara
Jgn tamat dl ya mb author, pengen lihat bahagia nya Donovan lebih lama apalg sampai rumy-adven melanjutkan pernikahan yg tertunda. Berharap ada kisah bjorn & michelin juga. Klo ada bintang 10, kukasih untuk novel² mu mb beb..
Aurora Aurora
Bjorn sama Arumy aja , biar Donovan punya bapak ada yg ngelindungin Arumy sama Donovan.. Adven kaya , CEO , pemilik Perusahaan kelemar-kelemer, kelamaan mengungkap kenapa Arumy pergi ...!!!!! Biarin Adven sama Prisilia, Bjorn deketin Arumy sama Donovan, stlah tau ada yg mengancam Nyawa Rumy
Basahin ang Lahat ng Review
Diacuhkan Ratusan Kali, Aku Meminta Cerai

Diacuhkan Ratusan Kali, Aku Meminta Cerai

Aku memohon pada suamiku sebanyak 304 kali. Akhirnya, dia setuju menemaniku membawa Ayah ke laut, menyelesaikan perjalanan terakhir dalam hidupnya. Namun, saat aku berdiri di tepi pantai, suhu tubuh Ayah di kursi roda perlahan-lahan menurun. Aku masih tidak melihat bayangan suamiku. Cinta pertamanya, Kyra, mengunggah foto di media sosial. Mereka sedang melihat awan di padang rumput. [ Jauh dari hiruk-pikuk dunia, asalkan ada kamu. ] Jariku tak sengaja menekan tombol suka. Tak lama kemudian, dia langsung mengirim pesan untuk mempertanyakanku. [ Sudah berapa kali kukatakan, jangan ganggu Kyra. Kalau tanganmu nggak bisa dikendalikan, kita cerai saja! ] Aku sudah tak ingat ini yang keberapa kalinya dia mengancamku dengan perceraian. Aku pun muak mendengarnya. [ Baiklah, kita cerai. ]
14.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Di tahun kelima pernikahannya dengan Dave, Sheila menerima pesan suara provokatif dan foto mesra di ranjang dari mantan pacar Dave, yang dikirim melalui ponsel Dave. "Baru enam bulan kembali, dengan mudahnya dia terpikat padaku lagi." "Dia siapkan kembang api biru malam ini untukku. Aku nggak suka biru, jadi daripada mubazir, aku berikan padamu saat ulang tahun pernikahanmu." Sebulan kemudian, ulang tahun pernikahan kelima mereka. Sheila melihat kembang api biru di luar jendela, dan menatap kursi kosong di depannya. Mantan pacar Dave memprovokasi lagi, mengirim foto makan malam romantis mereka. Melihat foto itu, dia tidak nangis atau marah, melainkan diam-diam menandatangani surat cerai, dan meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan. "Nyonya, siapa nama pengantinnya?" "Dave dan Steph." Tujuh hari kemudian, dia terbang ke Veridia, merestui pernikahan mereka.
35.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Rasaku Ditelanjangi

Rasaku Ditelanjangi

Ajeng lelah jadi istri yang baik. Lelah pura-pura puas. Di rumah, ia adalah ibu yang sempurna. Tapi di balik pintu kantor, tubuhnya haus, hatinya kosong, dan gairahnya menggerogoti batas. Lalu datang Arga—rekan kerja yang terlalu tenang untuk dicurigai, terlalu tajam untuk diabaikan. Mereka tak bicara soal cinta. Mereka bicara lewat tatapan, desahan, dan kulit yang saling memanggil. Ajeng tahu Arga sudah bertunangan. Arga tahu Ajeng sudah bersuami. Tapi tubuh mereka tetap bertemu. Lagi. Dan lagi. Mereka tidak jatuh cinta dengan cara biasa. Mereka jatuh—dalam pelukan, di balik kursi kerja, di kamar hotel, di ruang sunyi tempat dosa berubah jadi candu. Ini bukan cerita tentang siapa yang salah. Ini tentang dua orang yang menolak padam, dan membiarkan diri terbakar habis-habisan.
5.51.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
Suamiku Menjadi Ayah Untuk Anak Cinta Pertamanya

Suamiku Menjadi Ayah Untuk Anak Cinta Pertamanya

Suamiku, Brian beralasan ada urusan di kantor dan membatalkan janji ikut kegiatan studi wisata anak kami. Dia bahkan menyuruh kami untuk tidak ikut. Melihat putriku kecewa, aku memutuskan untuk tetap menemaninya pergi. Baru saja masuk sekolah, aku langsung melihat Brian bersama cinta pertamanya, si Enny dan putranya sedang duduk di sofa panggung utama. Mereka tampak begitu akrab, persis seperti keluarga kecil yang harmonis. Brian memegang mikrofon, berbicara panjang lebar tentang bagaimana dia bisa meraih kesuksesan dalam karir, sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga. Di sela ucapannya, dia beberapa kali bertukar senyuman dengan Enny. Orang-orang di bawah panggung bertepuk tangan meriah. Wajah Brian terlihat puas, bahkan bocah di sampingnya pun ikut tampak angkuh. Tak lama kemudian, masuk sesi tanya jawab. Aku langsung merebut mikrofon dan bertanya, “Aku ingin bertanya sejak kapan Pak Brian punya seorang putra? Apa istrimu tahu soal ini?”
12.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang sofa kursi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
11
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status