Qolbu Quddus
“Mungkin kau belum pernah mencintai seseorang, makanya kau meremehkan tindakkannya. Manusia astral sepertimu mana pernah mencintai! makanya tidak tau perasaan seseorang saat putus cinta. “ ejek Safira menatap Fikri sinis.
“Lagi pula, siapa yang mau menjalani hubungan dengan manusia salju sepertimu. Keluargamu sendiri saja membencimu, apalagi orang lain. Kau itu manusia yang tak berhati, bisa-bisa kau berkata seperti itu saat seseorang tengah sekarat. Mana nuranimu? kau itu manusia bukan Tuhan, yang tidak membutuhkan seseorang untuk membantu, atau pun bersosialisasi. Tau dikit dong, bertata krama dengan baik. Kau itu anak orang kaya, dilahirkan di kota, masa mentalmu kayak sampah. Menjijikkan
Hot Chapters