Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Setelah mengucapkan itu, Nenek penjual bunga mawar itupun pergi meninggalkan Amelyce dengan berbagai ribuan pertanyaan muncul yang belum menemukan titik terangnya. "Garis takdir?" -Presence&Time- Waktu sudah menunjukkan lewat tengah malam. Hembusan angin dingin menerpa kulit Amelyce yang terbuka, gadis itu duduk di dekat jendela menikmati bentangan bintang di atas sana. Suara daun kering saling bergesekan, udara dingin semakin kencang menerbangkan beberapa helai rambut Amelyce, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Waiting For Ending

Waiting For Ending

Setelah menghabiskan waktu satu jam, mobil hitam milik Reza pun sampai di rumah sakit jiwa. “Ini rumah sakitnya? Kok kayak engga terawat gitu,” ucapku yang terheranan melihat bangunan tua. “Kamu belum lihat dalamnya. Yuk masuk dulu,” jawab Reza seraya menggandeng tanganku.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Nafsu Gelap Sang Majikan

Nafsu Gelap Sang Majikan

"Apa ... Apa yang sebenarnya terjadi?!" The End
1059.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

#Nama yang Mulai Terdengar Kalimat terakhir yang bayangan jacob ucapkan bahkan belum sempat kupahami sepenuhnya. Jangan percaya para Penguasa Waktu. Masalahnya, aku bahkan belum pernah bertemu satu pun dari mereka. Setelah berjalan hampir satu jam melewati jalanan retak dan padang tandus yang membentang sejauh mata memandang, sebuah desa mulai terlihat di kejauhan.
10298 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Happy Ending

Happy Ending

Putus Damian sebelum ia melangkah pergi dari lapangan. Erlando hanya bisa pasrah saat ia kembali melihat arlojinya, padahal film favoritnya sudah akan tayang dan ia masih harus kembali bekerja diwaktu yang beberapa menit lagi ia sudah semestinya pulang kerumah dan beristirahat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Alex menjulurkan lidah sebagai jawaban dibalik masker yang sudah dipakainya. James dan Alex telah sampai di penginapan teman bibi Brenda yang baik hati tadi. Terletak di kaki lembah dan banyak pohon-pohon sepanjang jalan, Bee House merupakan pondok bertingkat tiga dengan dua jendela kecil yang menonjol yang menjadi ciri khas salah satu rumah pedesaan. Sebelum memasuki beranda pondok, terdapat pekarangan kecil di penuhi oleh berbagai hollyhocks dengan beragam warna dan kursi dan meja taman kecil. “Wah, cottage ini mengejekku ya?” Alex melihat nanar papan hijau tulisan itu.
84.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Rumah Terakhir

Cinta Untuk Rumah Terakhir

Selain Asha, dia juga harus tetap sehat agar bisa melindungi orang-orang tercintanya. *Pukul 21.00 Segerombolan orang muncul dari balik pintu rumah Asha sambil menenteng bingkisan berwarna hitam. Keluarga Asha menggelar pengajian tujuh harian. Keadaan rumah yang semula ramai berubah sepi dalam sekejap, di dunia ini, segala sesuatunya dirancang hanya untuk bertahan sementara. Seperti orang-orang yang beberapa detik lalu mengisi rumah Asha sambil melayangkan tahlil, kini hanya tersisa kulit semangka yang berserak di atas tikar yang terbuat dari anyaman bambu. Seperti hujan yang mengguyur sore tadi, seperti kehadiran ibu di dalam hidup Asha. Semua hanya sementara. Tuhan Maha semena-mena, tuduh
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Oleh karena itu, meskipun ada dendam di hatinya, dia hanya bisa menghindari pertarungan langsung dengan Wira. "Keberhasilanmu kali ini juga hanya bisa memberi kita sedikit waktu tambahan. Selama Thalia masih hidup, dia adalah bom waktu yang bisa meledak kapan pun saja. Jadi, sebelum kita berhasil membunuh Thalia, kita harus tetap berhati-hati dan melanjutkan rencana kita. Kita harus berusaha memindahkan semua barang-barang kita. Kalau memang benar-benar darurat, kita hanya bisa meninggalkan tempat ini."
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227.2K kali sebagai the house at the end of time
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Cinta Akhir Oktober

Cinta Akhir Oktober

Dari dalam, dapat terlihat mobil merah yang tadi Ia tumpangi. Lalu di batas Rino melihat ke bagian belakang rumah ini, ada sebuah kulkas dan piranti masak lainnya, serta meja makan. Tidak salah lagi, itu pasti dapur dan ruang makan. Pak Edi menuruni anak tangga yang terbilang tidak terlalu lebar. "Rino, ayo bawa ke atas. Kamarnya di sini." "Iya, pak." Rino langsung saja menuruti perintah Pak Edi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai the house at the end of time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status