Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HATI YANG TERJUAL

HATI YANG TERJUAL

tanya Intan saat merasa hatinya mulai tenang. “Aku tuh khawatir tauuukk... Jahat banget, nomor handphone pakai dimatiin segala. Ndak ada online sosmed juga. Aku pikir kamu dijual beneran sama keluarga Angga, ” ujar Mira. Mendengar hal itu pun, sontak membuat Intan tertawa, “Hahaha... Duh ndak kebayang deh aku kalo sampai beneran dijual. ”
10749 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

"Hehehe. Begitu, dong. Mending jualan daripada lihat yang nggak penting. Iya, 'kan?" Mas Saleh mulai tidak konsisten sama ucapannya sendiri. "Jadi, sebenernya kamu mau aku jualan atau nggak, Mas?" "Eh?"
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Secret of Five Gods (Princess of the Black Blood)

Secret of Five Gods (Princess of the Black Blood)

Mengukir dalam-dalam namanya di tengah badai hidupnya. “Ada yang bisa saya bantu, Tuan? Apa Anda tertarik untuk membelinya? Anda tidak perlu khawatir mahal, akan saya diskon jadi lima drull untuk Anda! Bagaimana? Murah bukaaan?” Seorang pedagang muncul entah dari mana saat mata Anastazja tertarik pada sebuah stand kios yang memajang perhiasan dengan batu-batu yang berkilauan diterpa cahaya matahari.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Urusan masa laluku, akan kuatasi setelahnya. Kemudian aku menuju stand baruku yang dibuka tiga hari lalu untuk mengecek hasil penjualan. Kata karyawanku, jumlah pembeli masih sedikit. Wajar, itu karena aku tidak melakukan promosi besar-besaran seperti stand pertamaku yang dibuatkan oleh Pak Akhtara. Uang beliau banyak, jadi wajar jika kala itu bisa membiayai promosi standku. Kring ... Papa is calling ...
9.769.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
The Bittersweet of Love

The Bittersweet of Love

ujar Deniar dalam pesan itu kepada Kakaknya, Dinira. "Wah, bagus juga. Kalau kamu memang akan berkesempatan untuk menjual kuemu di salah satu stall di sana. Jadi kalau begitu apa kamu butuh bantuanku untuk menjual nantinya?" tanya Dinira. "Nggak usah repot-repot kok, Kak Dinira. Deniar bisa melakukannya sendiri. Nanti juga Deniar ditemani oleh Mas Erick, salah satu pegawai di 'Crumble.by'.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

IBU DAN ADIKKU PENGHANCUR RUMAH TANGGAKU

Satu bulan kemudian .... "Mbak Nella, Mbak nggak pingin jualan online juga gitu?" "Hah, jualan online? Maksudnya Mas nyuruh dagangan sayuranku ini dijual secara online juga gitu?" Yoga sontak tertawa mendengar jawaban Nella. "Ya nggak dong, Mbak. Maksudnya Mbak itu jualan jilbab, pakaian, atau tas gitu, terus nantinya jadi kayak saya begini, ya jualan offline dan nyambi jualan online juga. Jadi untung Mbak nanti bisa dobel kan?"
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Ucap Narti tanpa merasa bersalah "Astagfirullahaladzim, kamu kan tahu Narti TV itu sudah dijual, dan aku sudah janji hari ini mau nganterin TV itu sama yang punya nya." "Ya bodo amat, salah sendiri kenapa gak bisa nyari duit lebih." Kuusap wajahku dengan kasar, tidak tahu lagi apa yang harus ku lakukan *** Sampai hari ini Narti tidak tahu jika aku sudah tidak lagi bekerja dipabrik, aku menunggu saat yang tepat untuk menyampaikan ini semua pada Narti Setelah aku tidak menjadi karyawan pabrik, kegiatanku sehari-hari adalah berjualan dilampu merah menjual macam-macam minuman dingin, cilok, serta beberapa snack
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

ucapku geli. "Kalok M, tiga belas ribu kak." Kami terus bernegosiasi atas barang yang aku inginkan. Sebenarnya aku tak begitu membutuhkan, hanya saja aku merasa tak sampai hati melihat mereka yang hanya diam memperhatikan dagangan orang yang laku. "Ini jualanan punya sendiri?" tanyaku memulai percakapan yang sedikit menjurus pribadi. "Bukan, Kak, punya orang. Kami cumak disuruh jualkan!" jawab si Kakak.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Suami yang Kuperjuangkan

Suami yang Kuperjuangkan

tanyaku bingung. “Lanjutkan saja, berdagang itu pekerjaan yang mulia, yang penting niat Ibu kamu baik demi menghidupi keluarga,” ucap Pak Ustadz memberi saran. “InshaAllah nanti Allah akan membukakan mata orang-orang sekitar sehingga bisa melihat kebenarannya kalau Ibumu memang benar-benar jualan tanpa tujuan yang buruk seperti yang mereka tuduhkan,” lanjut Pak Ustadz memberi semangat.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Wanita yang Menolak Lamaranku

Wanita yang Menolak Lamaranku

tanyanya santai dan tidak merasa bersalah sedikit pun. Aku mendengkus. "Selama ini kamu kerja apa, sih, Mas? Sampai-sampai mau buat kamar mandi aja harus jual motor orang?" "Siapa yang jual motor orang? Itu motor istriku? Nggak ada salahnya, kan, kalau dijual? Aku bekerja sebagai staf biasa di kantor sehingga gajinya hanya sedikit. Sudah bisa makan setiap hari dan cukup untuk biaya sekolah Mirna saja sudah bersyukur."
895.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai stand jualan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status