Pria Desa Penakluk Wanita
Bieecerita bareng tantecerita dewasa bapak kosnovel menantu pura pura miskincerita dewasa bapak
"Terserah kamu mau kerja apa, yang penting halal dan tidak bikin malu nama keluarga. Jangan sampai ada relasi bisnis saya yang lihat anak saya jadi tukang parkir atau kuli panggul di pasar."
Handoko meletakkan cangkir kopinya kembali ke meja dengan bunyi klunting yang nyaring.
"Ingat Bara, kesempatan ini tidak datang dua kali. Kalau kamu macam-macam, detik itu juga kamu angkat kaki dari sini."
"Baik, Pak. Saya janji akan ingat pesan Bapak," jawab Bara.
"Sudah, bicaranya nanti lagi. Sekarang kita makan dulu. Perut saya sudah lapar," kata Handoko sambil bangkit dari sofanya.