MAAF CINTAKU
himbau Stella
"Iya"
"Bagaimana?" Tanya Stella.
Farhan menggeleng, Bram sama sekali tidak mengangkat telpon darinya.
"Geg, kalau masih lama saya akan menikahkan yang lainnya dulu, sambil menunggu calon suami datang." ucap Panandita pada Stella, ia tidak bisa menunda lebih lama kerena masih ada dua calon pengantin yang mengantri di belakang Stella.
Stella menghela nafas panjang, " Baiklah Panandita" ia kembali berdiri, hatinya mulai merasa hancur. Pikirnya bagiman bisa seorang bisa melupakan tempat dan waktu yang telah dia siapakan sendiri.
Hot Chapters