ISTRIMU TERNYATA SULTAN
"Aduh, Mas! Mas! Lo kalau mau ngelawak liat situasi dong! Sumpah, akting lo makin lama makin totalitas!"
"Gue nggak ngelawak!" seru Rangga frustrasi. "Gue beneran anak orang kaya!"
"Iya, iya, percaya Pak Sultan," Berlin menyeka air matanya, menepuk pipi Rangga dengan gemas. "Lo pasti kebanyakan ngehirup amonia kandang gajah ya? Jadi halusinasi gini? Udah deh, Mas. Nggak usah minder. Gue cinta sama lo kok walaupun lo cuma ojol yang motornya nunggak."