Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Dia sering mengalami masalah pencernaan jika tenaga dan pikirannya terlalu sering diforsir. Baru saja pria itu beranjak dari tempatnya, matanya tidak sengaja memandang jauh ke arah seorang wanita muda yang kini berjalan lesu menuju pintu keluar rumah sakit. Awan memicingkan matanya karena ia merasa pernah melihat wanita itu. Sesuai dugaannya. Dia adalah Lian, seseorang yang akhir-akhir ini menarik perhatiannya sejak pertemuan terakhir mereka di hari hujan. Padahal kalau dipikir-pikir, pertemuan mereka di kampus ini tidak ada yang istimewa. Bahkan saat pertemuan di hari hujan, baginya, itu adalah sebuah obrolan biasa. Lalu kenapa dia kini terpaku hanya dengan melihat gadis itu?
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Ia membawa sebuah kotak kayu kecil yang diukir dengan bunga melati, dan selembar surat yang ditulis dengan tinta yang sudah mulai memudar namun tulisannya tetap rapi dan lembut. Aku membukanya perlahan, dan membaca dengan suara pelan agar Hongwu yang duduk di sampingku bisa mendengar: "Untuk Lianhua, satu-satunya orang yang pernah memberiku kesempatan untuk berubah, Musim gugur ini sudah keempat kalinya kulihat di sini, di antara gunung-gunung yang tenang. Bunga melati yang kau kirimkan setiap tahun tumbuh subur di halaman biara — putih, harum, dan tak pernah layu meski angin musim bertiup kencang.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Kini bunga melati yang putih itu berwarna merah karena semburan Mbah Waci sehabis menginang. "Ini! Kalau nanti ada makhluk halus yang sangat kuat. Kamu bisa melemparkan bunga melati yang sudah Mbah doakan. Lemparkan sejauh mungkin, kemana saja. Agar sosok itu menghilang mengikuti bunga melati ini," tutur Mbah Waci pada cucunya sambil memberikan tiga buah melati berwarna merah. "Baik, Mbah." Kemudian Waci beralih pada Nayla dan Aldo. Manik matanya menatap kedua remaja itu bergantian.
1025.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 766 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

* Hari yang ditunggu akhirnya tiba, Melati sengaja berpenampilan sebaik mungkin dan menyapa orang rumah dengan senyum bahagia. "Mel, ini untuk kamu." Seseorang memberikan setangkai bunga kepada Melati. "Ini maksudnya apa?" Melati terlihat bingung, karena dia juga tidak mengenal orang tersebut. "Itu bukan dari aku, nanti kamu juga bakal tahu siapa yang ngasih," jelasnya, dan berlalu pergi.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
964 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Mungkin Adelin punya alasannya sendiri. Demikian pengalaman Adelin dengan penyusup itu. Setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri, rasa penasaran Adelin seolah terjawab. Penyusup itu pun tak pernah datang lagi sampai Erlangga kembali pindah ke mansion utamanya. Namun kisahnya dengan penyusup ternyata belum berakhir, di hari pernikahan Arga dan Lily, di saat-saat terakhir, ada segerombolan merpati terbang di atasnya, mereka menaburkan kelopak-kelopak bunga yang disambut suka cita oleh semua yang hadir. Adelin mengingat-ingat, rasanya ketika Dio menerangkan detail acara pernikahan itu, dia sama sekali tak menyebutkan soal merpati. Saat semua mata tertuju pada merpati-merpati itu, ada satu
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Istri yang Kutolak Ternyata Wanita yang Diam-Diam Aku Cintai

Istri yang Kutolak Ternyata Wanita yang Diam-Diam Aku Cintai

Melati mengawasinya melalui lirikan. Alasan Ravael tak juga mengenali Melati, murni karena selain mewajibkan Melati menutup penampilan, pada kenyataannya mereka tidak pernah bertemu secara terang-terangan, apalagi dalam keadaan Melati tanpa cadar. Selain itu, fakta ketika mereka bertemu dalam keadaan Melati yang tak bercadar, juga tidak pernah dibarengi obrolan, atau setidaknya Ravael mendengar suara Melati saat itu. Tak kalah mendukung, lain dari orang kebanyakan, Melati juga bukan tipikal yang memiliki wewangian khusus. Wewangian khusus Melati hanya berasal dari sabun pakaian. Itu saja tidak pasti menggunakan sabun atau pewangi sama.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.” “Berbeda bagaimana?” “Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.” Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain. “Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
10623 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

omel Melati dengan kesal, lalu berbalik dan keluar. Di tangga, dia kebetulan berpapasan dengan kurir yang tadi mengantar bunga untuknya. Melati melihat buket mawar merah yang dibungkus dengan cara yang sama membosankannya seperti beberapa tahun lalu. Kemudian, dia teringat pada Scarlett yang tadi dipuja semua orang, serta mawar biru mewah yang menakjubkan itu. Melati tidak mau menerimanya. Dia mendengus dengan kesal, "Buang saja."
9.31.8M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56.2K kali sebagai syair bunga melati
Tampilkan Ulasan (231)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Ia akhirnya mengerti alasan kuat mengapa Ibu Ayu bersikeras memilih tempat ini sebagai titik mula sakral putrinya. Dari balik kerumunan ibu-ibu yang sedang mengangkat nampan berisi kerupuk udang, sebuah siluet yang sangat ia kenal muncul. Citra Melati berjalan menghampiri. Ia tidak mengenakan gaun desainer atau riasan tebal. Gadis itu hanya mengenakan daster batik yang kainnya sudah sedikit pudar. Wajahnya basah oleh keringat, beberapa helai rambut menempel di dahinya, namun dari mata dan senyumnya memancarkan binar bahagia yang begitu tulus dan menyilaukan.
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status