Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

Jauhari : Wassalam. Jatmika : Khatam. Setiadi : Tamat. Hisyam : The end.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Silent love

Silent love

ucap rey "lah tumben lu suka ama yang masih bau kencur" "kagak begitu tol*l ,yang ini laen cantik banget, anggun,sopan trus senyumnya itu lo manis banget" "yo dah kita samoerin besok" ucap sandi
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
PREDESTINASI CINTA (New)

PREDESTINASI CINTA (New)

Ujar Tama lirih Nayyara hanya terdiam tanpa bisa membalas kata-kata Tama. "Bicarakan semua masalah yang kamu hadapi. Biar Abang tau isi hati kamu, biar Abang tau apa yang sedang kamu rasakan, Abang ngerasa ga berguna kalo liat kamu sok kuat padahal rapuh, kamu tau betapa sakitnya Abang, betapa sesaknya dada Abang liat kamu yang sok kuat, liat kamu yang menangis dalam senyum, liat kamu yang menangis sendiri tanpa suara, tolong jangan siksa aku seperti itu Nay."
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

kata Haikal tidak mau berhenti menggelitikku. "Hahaha .... Iya, iya. Ampun, hahaha ...," pintaku masih berusaha mengelak dari gelitikan Haikal. "Ampun beneran?" tanya Haikal memastikan. "Iya, ampun .... Haha," jawabku dengan tawa yang belum reda karena Haikal juga belum menghentikan gelitikannya. "Oke, nggak aku gelitiki lagi. Tapi, kamu jangan usil lagi," ucap Haikal seperti memintaku untuk berjanji.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Mika mengulang. “Cukup!” Tami tidak tahan lagi. “Apa Adien harus mengatakan dia bahagia, dia senang, baru puas?” Mendadak Tami berang. “Apa-apaan ini, kenapa hanya kami yang dicurigai. Bukankah semua orang di tempat ini sama-sama memiliki motif. Sama-sama enggak suka dengan Jovita.” “Sama-sama enggak suka dengan Jovita.” Isamu mengutip kata-kata Tami. “Akhirnya mengaku juga kalau enggak suka,” tambahnya tanpa menatap siapa pun orang yang sedang ia sindir.
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba, aku bersamamu

Tiba-tiba, aku bersamamu

ujarnya tajam. Membuat Raya meradang mendengar itu. “Apa maksudmu?!” “Kau bilang tidak ingin menjalin hubungan dengan lelaki karena terlalu merepotkan. Tapi nyatanya kau malah mau menikah. Bukankah itu definisi dari munafik? Ah, aku tau. Kau pasti hanya mengincar hartanya saja, kan?” kata Sam sembari menunjukkan smirknya. “Tutup mulutmu!” bentak Raya namun Sam malah tertawa meledeknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Tajamnya Lidah Istri

Tajamnya Lidah Istri

“Biasa aja Ma, tidak ada perasaan aneh.” “Waktu temanmu bilang kamu mirip sama Shanum, kamu juga tidak merasakan sesuatu. Kok bisa ya, kamu dikatakan mirip.” “Ya ampun Ma, di dunia ini kan kita punya kemiripan, meskipun tak serahim. Kata orang nih ya, di dunia ini ada 7 orang yang mirip dengan kita. Mungkin Shanum salah satu orang yang mirip denganku.” “Hhmm... Benar juga.”
1013.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

HAPPY ENDING . -TAMAT-
1064.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai tajam tajam kata katamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status