Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RIAN RAINA

RIAN RAINA

sapanya. "Apa?!" Raina cukup terkejut karena respons Rian yang terdengar cukup menakutkan. "I... Ini gue punya bunga mawar buat lo. Semoga lo suka, ya." Cewek itu memberikan bunga mawar yang dipegangnya pada Rian. Rian menerimanya lalu mencabut satu per satu kelopak bunga mawar tersebut. Setelahnya, ia membuang kelopak-kelopak bunga tersebut ke arah cewek itu.
9.352.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Flashback off Rania tidak sadar jika sedari tadi arya memperhatikan rania yang sedang senyum senyum sendiri di pagi hari. Arya mengernyitkan dahinya, melihat bagaimana rania menahan senyum dan tertawa pelan, dengan pelan arya mendekati rania dan langsung menempatkan tangannya ke kening sang istri. " Ngga panas " arya menjauhkan tangan nya dan menepuk pelan pipi istrinya dan itu sukses menyadarkan rania dari lamunannya.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Refleks bola mata Kania melebar, ikut deg-degan manakala mendapati ibunya sudah ada di depan mata. Sosok renta yang sempat dia usir kemarin sudah kebun terlihat tua. Keriput dibeberapa inci kulitnya sudah tampak lebih banyak menandakan bahwa Hayati memang sudah setua itu. Sama halnya dengan Kania yang kaget, Hayati juga ikut terpaku pada saat potret putri sulungnya kembali menyapa pandangannya. Masih terekam jelas bagaimana cara Kania mengusirnya kemarin, bahkan mengatakan hal-hal yang tidak layak dikatakan.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Bos Seksiku, Suami Idamanku

Bos Seksiku, Suami Idamanku

Tachibana mengangguk tanda menghargai namun Nakahara terdengar terkejut saat dia bertanya, “Hitoshi?” “Yamada Hitoshi,” Kirana menjelaskan. “Kakak laki-laki Hime.” “Kau memanggil bajingan lesu dan murung itu dengan nama depannya?” Alis Tachibana terangkat lurus ke garis rambutnya tetapi Kirana tidak tahu alasannya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Di atas baki, di antara dua cangkir kopi pesanannya, terdapat tisu, kemasan gula, dan creamer dengan teks yang sama. Saka mengambil satu sachet creamer lalu membacanya: "The Kania." Ia tahu apa arti nama itu. Saka mengamati tiap sudut kafe, menyadari betapa indahnya tempat itu, betapa reflektifnya dengan karakter Agnia yang dulu dikenalnya. The Kania bukan hanya sebuah kafe; itu adalah bukti dari kekuatan dan tekadnya untuk bangkit dari masa lalu, tanpa bergantung pada siapa pun. Agnia sudah meraih impiannya.
10799 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

Tato naga emas di paha kirinya terlihat jelas melalui kain transparan yang basah—sisik-sisiknya seperti hidup, berkilau setiap kali air mengalir di kulitnya. Wanita itu—Hanako—sedang membilas rambutnya dengan gerakan lambat, air menetes dari ujung jari-jarinya seperti mutiara cair. Dia tidak menyadari kehadiran Kaisar. Atau mungkin dia tahu, tapi tidak peduli. Dia terus bergerak dengan anggun, seperti makhluk dari lukisan kuno yang tiba-tiba menjadi nyata.
537 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

"Waktu mama mengingatkanku tentang masa kecil kita, beliau menunjukkan foto itu ke aku. Akhirnya aku merasa sedikit mengingat dengan Hanami kecil. Kamu masih suka Lily kan?" Hana menoleh sekilas lalu mengangguk dan kembali mencermati foto yang warnanya sudah mulai memudar. Ia berharap sel saraf dalam otak bisa diajak kompromi untuk mengingat kembali ke masa kapan foto itu diabadikan. Namun, sekeras apapun usaha organ itu, Hana belum berhasil mengenang momen tersebut. "Kamu, kok, bisa tahu aku suka bunga itu?"
9.6182.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Gadis Simpanan Ayahku

Gadis Simpanan Ayahku

Akhirnya dia terpaksa membeli bunga amarilis putih demi Hana. Keynan memutar kenop pintu yang ada di hadapannya dengan pelan, tubuhnya menegang ketika melihat Tama sedang duduk di kursi yang berada tepat di samping tempat tidur Hana. Seikat bunga amarilis putih tergeletak di atas meja.
1070.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Perjanjian Kontrak dengan Tuan Presdir

Perjanjian Kontrak dengan Tuan Presdir

tanya Haruna yang merebut kaca kecil dari tangan Hana. “Tenang, gue bakal bikin lo cantik, dan penggemar lo nggak mungkin sadar sama kantung mata itu,” jawab Hana membuat Haruna tersenyum dan mengangguk. “Ayo, kita ke ruang ganti sekalian.” Haruna memberikan tas pada Chasel. “Gue titip tas.” “Kenapa harus gue?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status