MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK
Dewii Kamayanovel menantu pura pura miskinkata mutiara jangan seperti lilinmenantu pura pura miskinkata kata buat bos pelit
Ada beberapa pohon pepaya, pisang, singkong dan aneka sayuran, hampir semuanya gundul karena tidak sembat tumbuh apa lagi berkembang.
"Woy, ngelamunin apa?" tanya Rania. Dia mengukurkan uang dua puluh ribu rupiah.
"Makasih, ya! Lihat itu, lho, kasihan sama taneman, sudahlah botak, kurus kering, kok ya masih bertahan saja, kenapa gak mati sekalian biar gak didzolimin sama ibu mertuaku," kata Lina.
"Halah, malah ngasihanin taneman, kasihan sama diri sendiri, kamu itu lho sama persis sama taneman, bedanya kamu gak gundul aja, soal ngenesnya ya, sama."
Hot Chapters