Bakti yang Tidak Dihargai
Lelucon macam apa ini, Tuhan?
"Maaf, Mas kami tidak bisa membantu. Uang kami habis untuk membangun rumah. Bahkan kami juga memiliki hutang pada Mas Cahyo. Ya, walau tidak harus segera dikembalikan. Maaf, kami tidak bisa membantu."
Mas Reza pun beranjak dari tempat duduk. Dia mengulurkan tangan, memintaku ikut pergi dari ruangan ini. Ya, sejujurnya tubuh dan pikiranku benar-benar lelah dengan drama yang tercipta di rumah ini.