ISTRI SENILAI SAHAM
Senja yang masih khawatir dengan kondisi Bumi, segera mengecek jari Bumi yang masih di perban.
"Ma, yang sakit tangan kiri, bukan tangan kanan. Ini juga nanti akan sembuhkan ma? Masa anak laki kalah sama sakitnya," sewot Bumi. menurutnya Senja terlalu berlebihan.
Bumi memang sangat pandai berkata, hingga mamanya menarik napas dalam tanda kepasrahan.
"Iya Bumi ngerti. Jangan lasak, jangan jahil, jangan berantem, dan jangan membuat keributan," timpal Bumi lagi.
Hot Chapters