KUTUKAN LELUHUR
pujangga manikcerita tentang aku dan keluargakucerita aku sudah besarcerita sedih tentang ibupengalaman hidupku
Tampaknya, Buta Langkir pun terlihat sama, dia merasakan sakit yang luar biasa ketika tangan besarnya terpotong olehku pada saat itu.
Benda pusaka yang selama ini dia pegang di tangan sebelah kiri, kini tidak bisa dia gunakan lagi. Sehingga dia hanya bisa menggunakan tangan kirinya dan perutnya yang berlubang, dengan ususnya yang keluar dan membuat jijik bagi siapapun yang melihatnya.
“Maneh kuat oge jelema, urang teu nyangka bakal bisa motongkeun leungeun aing. (Kamu kuat juga manusia, aku tidak menyangka bisa mematahkan tanganku.)”
Beliebte Kapitel