Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan
“Beberapa bulan lagi, Nak. Sekitar lima bulan lagi adik-adikmu akan lahir.”
Lucas memiringkan kepalanya, mencoba memahami konsep waktu yang belum sepenuhnya ia mengerti. “Lama?” tanyanya lagi dengan suara kecil.
“Tidak terlalu lama,” jawab Jason lembut. “Nanti Lucas bisa bermain bersama adik-adik.”
Mendengar itu, wajah Lucas langsung berseri. Ia tersenyum lebar, memperlihatkan gigi-gigi kecilnya yang masih belum lengkap. “Lucas mau ketemu adik,” ucapnya penuh semangat.