Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Aku pun berpamitan pada Kirana sembari memberitahunya bahwa aku punya janji lagi malam ini. “Ya udah ya, Kirana,” kataku berdiri memulai formalitas pamitan. “Udah mau magrib. Aku mesti pulang mumpung belum digondol wewe.” “Apa itu wewe?” tanya Kirana ikutan bediri lantas mengantarku ke lantai satu. Aku baru ingat kalau Kirana dari negeri Belanda. Mana tahu doi tentang makhluk pengidap kanker payudara.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as tante kirana
Read
+Library
Perishable

Perishable

Kirana mengusap nisan keponakan yang telah ia anggap seperti anak kandungnya sendiri dengan air mata yang terus mengalir. "Maafin tante yang nggak bisa jagain kamu, maafin tante...," Kirana menunduk, bahunya berguncang, menandakkan betapa terpukulnya dia saat ini. Merza mengusap bahu Tante Kirana, menenangkan wanita itu walau percuma.
635 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as tante kirana
Read
+Library
Pernikahan 90 Hari Gadis Desa & Tuan Presdir

Pernikahan 90 Hari Gadis Desa & Tuan Presdir

Tak lama dari itu Kirana pun datang menghampiri mereka semua tanpa rasa malu, Bu Rianti dan Pak Lukas yang melihat nya pun langsung terkejut. "Hallo Tante, Om. Kalian apa kabar?" sapa Wanita itu. "Kirana, kamu kok ada disini?" tanya Bu Rianti. "Iya aku memang ada disini, aku menumpang tinggal disini untuk sementara waktu." sahut Kirana tanpa rasa malu. "Aryan, katakan pada Mama ada apa ini? kenapa Kirana bisa berada di rumah kita?" tanya wanita paruh baya itu dengan tatapan tajam.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as tante kirana
Read
+Library
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

tanya sembari menunjuk. Alan menautkan kedua alisnya. "Siapa Tuan?" Alan terlihat bingung. "Kemari dan lihatlah," panggil Allaric. Alan pun mendekat dan mengarahkan pandangan matanya ke arah pandangan Allaric. "Siapa dia?" tanya Allaric. "Namanya Kirana, salah satu karyawan baru di perusahaan ini," jelas Alan. "Aku ingin civinya," pinta Allaric.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 350 Times as tante kirana
Read
+Library
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

tanya tante Mila andre mengangguk setuju, dan mengambil beberapa roti tawar yang sudah ada di atas meja makan untuk dirinya dan tantenya itu. saat meletakkan roti itu di piring tante mila ia tak sengaja melihat bibirnya tante mila yang mungil dan berwarna merah muda, seakan menggoda Andre, dan tanpa sadar mengatakan hal yang membuatnya malu sendiri. "Bibir tante seksi, pasti rasanya sangat manis." ucapan itu lolos dari bibirnya dan terdengar oleh tantenya itu.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as tante kirana
Read
+Library
30 AGAIN

30 AGAIN

KIRANA jadi ingin menjual nasi santan tetapi KIRANA tidak punya modal. KIRANA membersihkan rumah neneknya dan menemukan sebuah cincin. KIRANA menjualnya untuk dijadikan modal jualan nasi santan. Karena rasa penasaran maka pembeli berdatangan membeli nasi santan jualan KIRANA yang rasanya juga unik. KIRANA jualan mulai dari pagi hingga sore. KIRANA juga tidak lupa memberikan nasi santan untuk BU MARNI, membantu BU MARNI yang sendirian di rumahnya, serta merawat BU MARNI yang kadang jatuh sakit.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as tante kirana
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

“Jadi nggak usah minta maaf.” “Kamu bisa main-main ke apartemen kalau libur,” ucap Kirana dengan segera mengalihkan obrolan. Ia tidak ingin Mila menjadi sedih, karena mengingat almarhum mamanya. “Tante di apartemen aja?” “Ah iya!” Kirana hampir lupa dengan kesibukannya. “Tante biasa ada di toko. Dari pagi sampe sore.” “Toko?” “Toko sembako,” ucap Kirana lalu menjelaskan kegiatannya sehari-hari pada Mila.
1037.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tante kirana
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

"Cuman jangan dulu masuk karena sore orang-orang ada di rumah. Kamu enggak akan bisa ngobrol sama Tante Senja kalau ada mereka." "Terus kapan?" "Senin. Besok kan sabtu terus lusa minggu. Jadi kamu datangnya senin aja," kata Kirania. "Kamu datang jam sembilanan karena di waktu itu Papa, Om Gian, bahkan Caca enggak ada. Jadi kamu bisa ngobrol sama Tante Senja dengan puas. Paham?" "Oh oke." "Ada imbalannya tapi." "Apa?" "Aku pengen belanja," kata Kirania. "Nanti sore sebelum pulang, anterin aku beli baju dan semacamnya. Enggak akan sampai lima juta kok."
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tante kirana
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status