Bahagia Setelah Dibuang
Tiwi mengangguk, lalu tersenyum simpul.
Tuhan memang Maha baik. Ditengah kesusahan dan kesulitan kami, Dia masih mau mengirimkan orang baik untuk menolong kami. Kemarin aku selalu memikirkan keadaan Ibu, yang hidup sendirian di sana. Tapi kini, hatiku sudah tenang. Ada dia, malaikat ayu yang dikirim oleh-Nya untuk meringankan sedikit penderitaan kami.
Allah Maha baik. Allah Maha Penyayang. Tiada kata yang dapat terucap dari bibir ini, selain ucapan syukur, katena Dia masih menerima keberadaanku yang penuh dosa dan kesalahan ini.